Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

WTP ke-12 Berturut-turut, Pemkab Buleleng Cetak Rekor Baru. Catatan BPK Paling Sedikit

Eka Prasetya • Jumat, 6 Juni 2025 | 21:26 WIB

 

WTP: Bupati Buleleng, Nyoman Sutjidra (kanan) menerima Laporan Hasil Pemeriksaan dari Kepala BPK RI Perwakilan Bali.
WTP: Bupati Buleleng, Nyoman Sutjidra (kanan) menerima Laporan Hasil Pemeriksaan dari Kepala BPK RI Perwakilan Bali.

SINGARAJA, RadarBuleleng.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng kembali menorehkan prestasi membanggakan di bidang pengelolaan keuangan daerah. 

Untuk ke-12 kalinya secara berturut-turut, Pemkab Buleleng berhasil meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI. 

Tak hanya itu, tahun ini menjadi yang paling istimewa. Karena jumlah catatan dari BPK tercatat paling sedikit sepanjang sejarah pemeriksaan keuangan daerah Buleleng.

Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) itu diterima Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra, dalam Sidang Paripurna DPRD Provinsi Bali di Gedung DPRD Bali, Kamis (5/6/2025). 

Sutjidra menyampaikan rasa syukur dan bangga atas capaian tersebut, sekaligus mengapresiasi kerja keras seluruh jajaran pemerintah daerah.

“Raihan ini adalah hasil kerja semua pihak. Khususnya Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan semua perangkat di Pemkab Buleleng. Berkat itu, pelaporan keuangan Tahun Anggaran 2024 bisa diterima tanpa catatan berarti,” ujar Sutjidra.

Bupati asal Desa Bontihing, Kecamatan Kubutambahan ini menyebut minimnya temuan dalam laporan BPK sebagai indikator kuat bahwa kualitas tata kelola keuangan terus membaik. 

Menurutnya, hasil audit kali ini menunjukkan bahwa sistem akuntabilitas di lingkungan Pemkab berjalan semakin efektif.

“Catatan dari BPK sangat minim, ini jadi bukti bahwa akuntabilitas dan pengelolaan keuangan kita makin baik,” katanya.

Sutjidra juga secara khusus menyampaikan apresiasi kepada Sekretaris Daerah (Sekda) dan pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD). 

Peran mereka dinilai vital dalam menjaga prosedur pelaporan, kelengkapan dokumen, dan akurasi data keuangan.

“Terima kasih saya sampaikan kepada Pak Sekda dan seluruh pimpinan OPD atas komitmennya menjaga ketertiban administrasi keuangan. Ini kunci keberhasilan kita mempertahankan opini WTP 12 kali berturut-turut,” ucapnya.

Meski terus mencetak prestasi, Sutjidra menegaskan bahwa Pemkab Buleleng tak ingin berpuas diri. 

Sutjidra juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas pelaporan secara berkelanjutan, demi mendukung pembangunan daerah yang akuntabel dan berdampak langsung ke masyarakat.

“Ke depan, kita harus semakin disiplin dan teliti agar kualitas pelaporan keuangan terus meningkat dan opini WTP bisa kita pertahankan,” tegasnya. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#audit #wtp #dprd #TAPD #LHP #pemkab buleleng #buleleng #keuangan #bpk #dprd bali