SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Permasalahan tapal batas antara Desa Dapdap Putih dan Desa Sepang Kelod di Kecamatan Busungbiu, Kabupaten Buleleng, Bali, tak kunjung tuntas.
Kamis (17/7/2025), DPRD Buleleng menggelar pertemuan khusus untuk membahas masalah tersebut.
Pertemuan itu melibatkan para aparat desa dari Desa Dapdap Putih dan Desa Sepang Kelod, Kantor Camat Busungbiu, Bagian Tata Pemerintahan Setda Buleleng, serta Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Buleleng.
Dalam pertemuan itu, DPRD Buleleng berharap agar pemerintah melalui Tim Tapal Batas Pemkab Buleleng, segera menuntaskan masalah tersebut.
“Kami harap masalah ini bisa segera diselesaikan. Supaya tidak berlarut-larut. Apalagi ini kan dua desa bertetangga, jangan sampai terjadi hal yang kurang baik,” kata Ketua DPRD Buleleng, Ketut Ngurah Arya.
Sementara Plt. Kadis PMD Buleleng, Nyoman Widiartha mengatakan, pihaknya masih berupaya menelusuri dan menggali yang menjadi persoalan tapal batas antar kedua desa tersebut.
Ia mengakui ada tarik ulur dari para pihak terkait perbatasan desa masing-masing. Sehingga pihaknya harus melakukan penelusuran secara mendalam.
“Kami akan menelusuri dulu dari sisi historis dan sisi kajian hukumnya. Supaya semuanya mengacu dengan Permendagri tentang batas desa,” ujarnya.
Menurut Widiartha pihaknya berupaya menyelesaikan masalah tapal batas itu secara tuntas. Sebab perbatasan di kawasan itu bukan saja terkait antara Sepang Kelod dengan Dadap Putih.
“Ada delapan titik perbatasan yang harus dituntaskan. Termasuk perbatasan dengan kabupaten lain,” kata Widiartha.
Lebih lanjut Widiartha mengatakan, pemerintah akan berupaya menuntaskan masalah itu dengan keputusan terbaik.
Namun sebelum mengambil keputusan, pemerintah perlu mendengar penjelasan dari para tokoh dan penglingsir yang terkait dengan batas desa.
Pemerintah juga akan mempelajari peta yang ada. Baik itu peta blok dari Badan Pertanahan Nasional maupun peta blok dari Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Buleleng. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya