Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Keluhan Kualitas BBM Pertalite Muncul di Bali, Koster Minta Pertamina Investigasi Tuntas

Ni Kadek Novi Febriani • Selasa, 1 Juli 2025 | 16:39 WIB

 

Ilustrasi SPBU yang menjual BBM bersubsidi.
Ilustrasi SPBU yang menjual BBM bersubsidi.

RadarBuleleng.id – Laporan kerusakan kendaraan yang diduga akibat penggunaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di sejumlah SPBU di Bali tengah menjadi sorotan. 

Menyikapi hal itu, Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus bersama Pemerintah Provinsi Bali langsung turun tangan melakukan penelusuran.

Gubernur Bali, Wayan Koster, meminta agar persoalan tersebut segera dituntaskan. Ia mengimbau agar investigasi dilakukan secara menyeluruh, mengingat jumlah kendaraan yang terdampak masih terbilang kecil dibandingkan total pengguna Pertalite di Bali.

“Yang bermasalah itu hanya sebagian kecil. Belum tentu juga karena Pertalite. Kalau memang bahan bakarnya yang bermasalah, tentu jumlahnya akan sangat banyak,” ujar Koster saat menerima jajaran Pertamina Patra Niaga di Jayasabha, Denpasar, belum lama ini.

Ia meminta Pertamina melakukan riset mendalam supaya akar masalah segera ditemukan. 

“Harus dibuktikan dengan perbandingan. Kalau Pertalite bermasalah, pasti skalanya besar. Tapi tetap harus diantisipasi,” tegasnya.

Menanggapi laporan tersebut, Pertamina mengklaim telah bergerak sejak 14 Juni lalu. Menyusul unggahan salah satu bengkel di Gianyar yang menyampaikan keluhan di media sosial terkait enam kendaraan yang mogok.

“Kami langsung ke lokasi, mengambil sampel dari kendaraan, SPBU, hingga depot untuk memastikan kualitas BBM,” ungkap Endo Eko Satryo, Sales Area Manager Retail Bali Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus.

Hasil pemeriksaan awal menunjukkan bahwa kualitas Pertalite dari SPBU dan depot dinyatakan memenuhi standar. Namun, investigasi terhadap sampel dari kendaraan konsumen masih berlangsung. 

“Sudah ada sekitar 50 sampel yang kami uji di laboratorium independen,” kata Endo.

Ia memastikan Pertamina tidak tinggal diam. “Walaupun masih tahap penyelidikan, kami tetap tindak lanjuti dengan membantu perbaikan kendaraan konsumen,” imbuhnya.

Hingga kini, 84 kendaraan telah melaporkan keluhan. Dari jumlah itu, 20 di antaranya sudah menerima penggantian biaya perbaikan, khususnya untuk penggantian filter bensin.

Pertamina juga telah membuka layanan pengaduan di 103 SPBU dan bekerja sama dengan 31 bengkel rekanan di seluruh Bali. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#bali #gubernur bali #pertamina patra niaga #spbu #koster #wayan koster #bengkel #bbm #pertalite #pertamina