SINGARAJA, RadarBuleleng.id - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk terus mendorong agar pelaku UMKM di Bali semakin tumbuh.
Salah satunya melalui penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR), dengan bunga yang disubsidi oleh pemerintah.
Khusus di Kabupaten Buleleng, hingga bulan Juli 2025, BRI telah menyalurkan KUR sebanyak Rp 401,75 miliar untuk 9.025 debitur.
Pemimpin Cabang BRI Branch Office Singaraja, Panji Kurniawan mengungkapkan, KUR tersebut disalurkan melalui berbagai unit kerja yang ada.
Khusus KUR Ritel disalurkan melalui branch office dan dua Kantor Cabang Pembantu. Masing-masing KCP Seririt dan KCP Ahmad Yani.
Sementara untuk KUR mikro, disalurkan melalui 15 BRI Unit yang ada di seluruh Kabupaten Buleleng.
“Mitra BRI seperti Agen BRILink yang ada di desa-desa juga bisa membantu memfasilitasi pengusulan KUR Mikro. Sehingga memudahkan masyarakat,” ungkap Panji.
Menurut Panji, lewat penyaluran KUR tersebut, BRI berkomitmen mendorong UMKM untuk selalu berkembang.
“Bisa dibilang, seluruh nasabah KUR itu bergerak di sektor UMKM. Harapan kami setelah mendapat fasilitas KUR, bisnisnya semakin berkembang. Lama kelamaan, bisa naik kelas,” imbuhnya.
Sejalan dengan arahan pemerintah untuk memperkuat daya saing UMKM, Panji menyatakan, BRI telah menghadirkan beragam program pemberdayaan.
Diantaranya pembinaan para pelaku UMKM melalui program Desa BRILiaN, pengembangan klaster usaha, serta kerjasama dengan pemerintah daerah untuk pengembangan UMKM.
“Semua ini kami lakukan untuk memperluas akses, sehingga rekan-rekan pengusaha UMKM di Buleleng memiliki daya saing yang tinggi,” katanya.
Adapun sektor usaha yang mendapat pembiayaan KUR dari BRI terdiri dari sektor pertanian, perikanan, industri pengolahan, konstruksi, usaha garam rakyat, pariwisata, jasa, serta sektor perdagangan. (ad)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya