Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Atasi Penyalahgunaan Pertalite dan Solar, 394 Ribu Nomor Kendaraan Diblokir

Dianisa Damayanti • Rabu, 19 November 2025 | 23:50 WIB
jalur pengisian BBM bersubsidi di SPBU.
jalur pengisian BBM bersubsidi di SPBU.

RadarBuleleng.id - Pertamina mengambil langkah tegas dengan melakukan pemblokiran terhadap sekitar 394 ribu nomor kendaraan yang diduga menyalahgunakan BBM jenis Pertalite dan Solar.

Kendaraan yang masuk daftar pemblokiran tidak dapat membeli BBM bersubsidi di seluruh SPBU di Indonesia.

Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Mars Ega Legowo Putra menjelaskan, pemblokiran tersebut merupakan bagian dari sistem subsidi tepat yang diterapkan perusahaan.

“Pemblokiran nomor polisi dikombinasikan dengan penerapan QR Code pada transaksi BBM bersubsidi. Sistem ini mempermudah pemantauan sekaligus meminimalkan praktik penyalahgunaan,” ujar Mars Ega.

Langkah tersebut mendapat respons positif dari pengamat energi dan masyarakat. Konsumen yang menggunakan BBM bersubsidi sesuai ketentuan kini lebih nyaman karena pasokan BBM dapat lebih merata.

“Kami juga melakukan pembinaan intensif terhadap 544 SPBU sepanjang 2025 agar operasional sesuai regulasi dan konsumen mendapatkan pelayanan optimal," lanjutnya.

Sistem QR Code di SPBU ini memungkinkan setiap transaksi BBM bersubsidi tercatat secara digital.

Dengan begitu, Pertamina dapat menindak cepat jika ditemukan indikasi kecurangan.

Kombinasi pemblokiran nomor kendaraan, pembinaan SPBU, dan QR Code telah menunjukkan hasil positif.

Data internal Pertamina menunjukkan tren penurunan konsumsi BBM bersubsidi hingga Oktober 2025, menandakan pengendalian konsumsi berjalan efektif.

Bagi masyarakat, langkah tersebut menjadi pengingat pentingnya penggunaan BBM bersubsidi secara tepat.

Pertalite dan Solar memang diperuntukkan bagi kendaraan tertentu, dan penggunaan di luar ketentuan dapat merugikan banyak pihak.

“Upaya ini tidak hanya untuk menertibkan, tetapi juga memastikan subsidi tepat sasaran dan membantu menjaga keberlanjutan energi nasional,” kata Mars Ega.

Pengguna kendaraan disarankan untuk selalu memeriksa status nomor kendaraan mereka melalui aplikasi resmi Pertamina sebelum mengisi BBM bersubsidi.

Dengan cara ini, masyarakat dapat menghindari kendala di SPBU serta mendukung distribusi BBM bersubsidi yang lebih adil. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#solar #pertamina patra niaga #spbu #bbm #bbm bersubsidi #qr code #pertalite #pertamina