Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Distan Buleleng Cek Kandang hingga Pasar Tradisional. Pastikan Daging Babi Aman Dikonsumsi Warga saat Hari Raya

Francelino Junior • Rabu, 19 November 2025 | 15:51 WIB

 

CEK DAGING BABI: Kepala Dinas Pertanian Buleleng, Gede Melandrat (kanan) mengecek daging babi di Pasar Anyar Singaraja.
CEK DAGING BABI: Kepala Dinas Pertanian Buleleng, Gede Melandrat (kanan) mengecek daging babi di Pasar Anyar Singaraja.

SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Menjelang perayaan Hari Raya Galungan dan Kuningan, Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Buleleng bergerak cepat memastikan kesehatan babi serta kelayakan daging yang beredar di pasaran. 

Pengawasan ketat ini dilakukan untuk mencegah masyarakat mengonsumsi daging yang terindikasi penyakit.

Kepala Distan Buleleng, Gede Melandrat mengatakan, pihaknya menerjunkan 27 orang dokter hewan yang tersebar di setiap kecamatan. 

Sejak Senin (17/11/2025), tim langsung menyisir kandang hingga rumah potong hewan  (RPH) guna melakukan pemeriksaan menyeluruh.

Pemeriksaan dilakukan melalui dua tahap. Tahap pertama adalah ante mortem, yaitu pengecekan kesehatan babi dan kondisi kebersihan kandang sebelum pemotongan. 

Tahap kedua adalah post mortem, yaitu pemeriksaan daging dan jeroan setelah babi disembelih. 

Baca Juga: Bejat! Buruh di Buleleng Bali Rudapaksa Gadis Usia 12 Tahun. Pelaku Sempat Senyum-Senyum di Hadapan Polisi

Seluruh sampel dipastikan harus memenuhi standar konsumsi serta bebas dari penyakit hewan yang berpotensi menular ke manusia..

Upaya pengawasan tidak berhenti di sana. Pada Selasa (18/11/2025) mulai pukul 05.00 WITA, tim Distan kembali turun ke lapangan, menyasar 18 pasar tradisional di seluruh Kabupaten Buleleng untuk memastikan daging yang dijual pedagang aman dikonsumsi.

”Belum ada temuan, karena kami cek dari awal. Kalau ada babi yang sakit, kami larang potong,” kata Melandrat.

Kebutuhan daging babi meningkat tajam menjelang hari raya, sebab daging babi menjadi menu utama bagi banyak keluarga saat hari raya Galungan dan Kuningan. 

Distan memperkirakan distribusi daging babi dari pedagang ke masyarakat saat ini mencapai enam hingga tujuh ton.

”Kami pastikan daging di pasar sehat, baik, tidak terjangkit penyakit baik PMK maupun cacing dalam daging. Ini pencegahan, agar tidak timbulkan masalah pada tubuh manusia,” tandas Melandrat. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#post mortem #rph #babi #kesehatan #hari raya #pasar #galungan #dinas pertanian #daging #buleleng #penyakit #rumah potong hewan #jeroan #dokter hewan