Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Jelang Ramadan, Harga Cabai Rawit di Bali Tembus Rp 110 Ribu per Kilogram

Ni Kadek Novi Febriani • Rabu, 18 Februari 2026 | 10:45 WIB

 

Photo
Photo

RadarBuleleng.id - Idul Fitri memang masih beberapa minggu lagi. Namun, harga cabai rawit di Bali sudah lebih dulu “pedas”. 

Di sejumlah pasar tradisional di Denpasar, harga cabai rawit kini menembus Rp 110 ribu per kilogram.

Pantauan Selasa (17/2/2026) menunjukkan harga cabai rawit terus merangkak naik dalam beberapa hari terakhir. 

Kenaikan mulai terasa sekitar empat hari sebelum Imlek dan berlanjut menjelang Ramadan, seiring meningkatnya permintaan bahan pokok.

Agus, pedagang bumbu di Pasar Badung, mengatakan lonjakan harga sudah terjadi di tingkat grosir.

“Sekarang satu kilo Rp 110 ribu. Naiknya sudah beberapa hari ini. Mungkin karena faktor hujan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pasokan cabai rawit didatangkan dari distributor grosir di Denpasar. Tak hanya cabai rawit, harga cabai merah besar juga ikut terkerek menjadi Rp 50 ribu per kilogram.

Komoditas lain pun mengalami kenaikan. Bawang merah dan bawang putih kini dijual sekitar Rp 50 ribu per kilogram. Sementara tomat masih relatif stabil di kisaran Rp 15 ribu per kilogram.

“Hari ini bawang merah dan bawang putih sekitar Rp 50 ribu per kilo. Cabai besar juga Rp 50 ribu,” tambahnya.

Kenaikan harga ini mulai mengubah pola belanja masyarakat. Jika biasanya membeli satu kilogram, kini banyak pembeli memilih setengah kilogram atau membeli secukupnya untuk menekan pengeluaran.

Berdasarkan data Sistem Informasi Harga Pangan Utama dan Komoditas Strategis (Sigapura) Bali, rata-rata harga cabai rawit merah tercatat Rp 77.455 per kilogram. 

Sementara cabai merah besar Rp 33.993 per kilogram, bawang merah Rp 33.521 per kilogram, dan bawang putih Rp 34.230 per kilogram.

Lonjakan harga cabai menjelang Ramadan ini diperkirakan masih berpotensi berlanjut, terutama jika pasokan terganggu akibat cuaca dan tingginya permintaan pasar. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#bali #cabai rawit #pasar tradisional #ramadan #harga cabai #harga cabai rawit #cabai #bawang putih #denpasar #idul fitri #imlek #bawang merah #harga #belanja #pedagang