SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Forum Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) Bali mulai tancap gas memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat.
Salah satu langkah strategis yang disiapkan adalah membangun pusat logistik dan distribusi terpadu di Desa Celukan Bawang, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng.
Rencana tersebut mengemuka dalam pertemuan sekaligus penandatanganan kerja sama pengurus KDKMP se-Bali yang difasilitasi Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi, dan UKM Kabupaten Buleleng di Gedung PLUT Singaraja, Kamis (21/5/2026).
Kepala Dinas Perdagangan Perindustrian Koperasi dan UKM (Dagerin) Buleleng, Dewa Made Sudiarta mengatakan, pemerintah daerah mendukung penuh langkah para pengurus KDMP yang mulai membangun kolaborasi antar wilayah untuk memperkuat daya saing koperasi di tengah ketatnya persaingan bisnis modern.
“Kami sangat mendukung apa yang dilakukan para pengurus KDMP ini untuk berkolaborasi dan bersinergi dalam menjalankan Koperasi Merah Putih di masing-masing wilayah agar bisa bersaing di tengah arus globalisasi dengan berbagai bisnis retail yang ada saat ini,” ujarnya.
Menurutnya, keberadaan pusat logistik dan distribusi tersebut nantinya akan memberikan dampak langsung terhadap penguatan UMKM lokal di Bali.
Sebab, sistem distribusi dan pengelolaan barang akan dibuat lebih terintegrasi dan profesional.
Pihaknya pun memastikan akan terus mendukung berbagai program pengembangan Koperasi Merah Putih di Bali, termasuk fasilitasi penguatan kelembagaan dan sistem usaha koperasi.
Sementara itu, salah satu pelaku Kopdes Merah Putih Bali, Ida Bagus Widya mengapresiasi respons cepat Pemkab Buleleng yang langsung memfasilitasi pertemuan pengurus koperasi dari berbagai daerah di Bali.
“Pak Kadis gercep, langsung memfasilitasi sehingga kita bisa berkumpul di sini. Intinya adalah bagaimana mengelola Koperasi Merah Putih ini secara profesional semacam holding company,” jelasnya.
Ia mengungkapkan, pengurus Koperasi Merah Putih yang telah bergabung nantinya akan mendapatkan dukungan sistem logistik, distribusi, hingga teknologi informasi secara terintegrasi.
Dengan begitu, pengelola koperasi di tingkat desa maupun kelurahan tidak lagi direpotkan persoalan distribusi barang.
“Kita sudah ada gudang di Desa Celukan Bawang dan ini akan menjadi pusat logistik dan distribusi untuk wilayah Bali. Tadi juga hadir pengurus koperasi dari luar Buleleng untuk ikut gabung,” imbuhnya.
Keberadaan pusat logistik ini diharapkan mampu memperkuat jaringan usaha koperasi desa di Bali sekaligus membuka peluang pasar yang lebih luas bagi produk-produk UMKM lokal. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya