SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng, terus menunjukkan potensinya sebagai kawasan unggulan perikanan budidaya.
Bahkan, wilayah di ujung barat Pulau Bali itu kini didorong menjadi pusat budidaya bandeng premium setelah hasil panen nelayan lokal berhasil menembus pasar internasional.
Salah satu pencapaian membanggakan datang dari Kelompok Usaha Bersama (KUB) Bunga Indah di Desa Sumberklampok.
Bandeng hasil budidaya kelompok tersebut telah dilirik pasar luar negeri dan diekspor ke sejumlah negara tetangga, seperti Malaysia dan Filipina.
Keberhasilan itu semakin memperkuat posisi Gerokgak sebagai sentra produksi bandeng di Buleleng.
Pemkab Buleleng pun berkomitmen mengembangkan sektor ini secara berkelanjutan. Saat ini tercatat lebih dari 60 kelompok nelayan aktif yang terlibat dalam budidaya bandeng dan mendukung penguatan sektor perikanan daerah.
Kepala Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Perikanan (Distankan) Buleleng, Gede Melandrat, mengatakan pemerintah akan terus memberikan pendampingan dan edukasi kepada para nelayan agar kualitas produksi semakin meningkat dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
“Pemerintah berkomitmen untuk terus mengedukasi nelayan, agar wilayah Gerokgak sukses menjadi pusat budidaya bandeng premium,” ujarnya, Sabtu (30/5/2026).
Keberhasilan KUB Bunga Indah menjadi bukti nyata potensi besar yang dimiliki sektor budidaya perikanan di Gerokgak.
Kelompok binaan Distankan Buleleng tersebut baru saja memanen delapan ton ikan bandeng ukuran ekspor dari Keramba Jaring Apung (KJA) yang dikelola.
Bandeng yang dipanen memiliki klasifikasi tiga hingga empat ekor per kilogram dan berasal dari 16 kolam budidaya aktif.
Proses budidaya dilakukan secara ketat sejak tahap pemilihan bibit atau nener. Ikan dipelihara selama hampir enam bulan, tepatnya lima bulan 17 hari, sebelum akhirnya siap dipanen.
Budidaya dimulai sejak Desember 2025 dan menghasilkan panen yang memuaskan berkat kondisi perairan laut yang mendukung pertumbuhan ikan.
Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra, berharap capaian tersebut dapat menjadi inspirasi bagi kelompok nelayan lainnya untuk mengembangkan usaha budidaya bandeng secara lebih serius.
Dengan meningkatnya produksi dan kualitas hasil panen, Gerokgak diharapkan semakin dikenal sebagai Kampung Bandeng yang mampu memasok kebutuhan pasar nasional hingga internasional.
“Mudah-mudahan keberhasilan ini menjadi contoh atau model yang memotivasi kelompok-kelompok lainnya dalam mengembangkan budidaya ikan bandeng, khususnya di wilayah Kecamatan Gerokgak,” katanya. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya