Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Tragis! Pria di Kintamani Ditusuk Tiga Kali. Diduga Akibat Dendam Lama

Ida Bagus Indra Prasetia • Senin, 6 Oktober 2025 | 22:21 WIB

 

Ilustrasi penusukan di Kota Denpasar, Bali yang dilakukan orang tak dikenal. Saat ini para pelaku dalam pengejaran Polda Bali.
Ilustrasi penusukan di Kota Denpasar, Bali yang dilakukan orang tak dikenal. Saat ini para pelaku dalam pengejaran Polda Bali.

RadarBuleleng.id – Suasana di depan Balai Banjar Desa Kedisan, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, Bali, mendadak ricuh pada Jumat (3/10/2025) sore. 

Seorang pemuda bernama I Kadek Eka Dwi Bujana, 23, warga Desa Batur Selatan, menjadi korban penusukan brutal hingga mengalami luka serius di bagian siku dan ketiak kiri.

Pelakunya tak lain adalah rekannya sendiri, I Kadek RPJ, 28, asal Desa Batur Utara. Ia menusuk korban menggunakan pisau lipat akibat diliputi rasa jengkel.

Kasat Reskrim Polres Bangli, Iptu Nur Habib Auliya mengatakan, insiden itu terungkap setelah laporan warga masuk ke pihak kepolisian. 

Tim Resmob pun langsung bergerak cepat ke lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP dan mengumpulkan keterangan saksi.

Dari hasil penyelidikan, diketahui sebelum kejadian korban sempat menenggak arak bersama sejumlah temannya di Desa Bonyoh, Kintamani. 

Sekitar pukul 17.00 WITA, mereka kemudian menuju wilayah Kedisan menggunakan mobil.

Namun, setibanya di depan Balai Banjar Kedisan, korban tiba-tiba dihampiri oleh pelaku. 

Tanpa banyak bicara, pelaku langsung mengeluarkan pisau lipat dan menusuk korban sebanyak tiga kali. 

“Tusukan mengenai siku kiri dan ketiak kiri korban hingga menyebabkan luka robek,” ungkap Iptu Nur Habib.

Usai melancarkan aksinya, pelaku sempat melarikan diri. Korban yang bersimbah darah segera dibawa temannya ke Polsek Kintamani untuk melaporkan kejadian tersebut. 

Tak lama berselang, pelaku akhirnya menyerahkan diri ke pihak kepolisian.

Dalam pemeriksaan awal, RPJ mengaku melakukan penusukan karena jengkel terhadap korban akibat kesalahpahaman lama. 

Ia juga mengaku bahwa aksinya dilakukan seorang diri.

“Pelaku sudah kami amankan bersama barang bukti berupa sebilah pisau lipat bergagang kayu, sepeda motor, mobil Avanza, dan pakaian korban serta pelaku yang masih bercak darah. Saat ini masih dilakukan pemeriksaan intensif,” terang Nur Habib.

Polisi kini masih mendalami motif lengkap di balik aksi nekat itu dan menyiapkan berkas penyidikan untuk segera dilimpahkan ke kejaksaan. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#korban #bali #tkp #Reskrim #penusukan #luka #bangli #pemuda #Jengkel #pisau lipat