RadarBuleleng.id – Aksi jambret kembali bikin geger warga Denpasar. Seorang wanita warga negara asing (WNA) menjadi korban penjambretan saat melintas di Jalan Imam Bonjol, Denpasar, Bali, Minggu (5/10/2025) sekitar pukul 02.00 WITA.
Korban yang belum diketahui identitasnya itu mengalami luka di sekujur tubuh setelah terjatuh dari sepeda motor Honda Scoopy berpelat nomor DH 4287 FAY yang dikendarainya.
Berdasarkan keterangan sejumlah saksi, sebelum kejadian korban diketahui baru pulang dari Kuta usai bertemu dengan beberapa rekannya.
Ia berencana kembali ke tempat tinggalnya di kawasan Ubud. Saat melintas di Jalan Imam Bonjol, korban diduga tengah membuka Google Maps di ponselnya untuk mencari arah.
Tiba-tiba, dari arah belakang muncul pengendara motor tak dikenal yang langsung memepet dan merampas ponsel dari tangan korban.
Baca Juga: Tempat Penyulingan Minyak Cengkeh di Busungbiu Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp100 Juta
Akibat kehilangan keseimbangan, korban oleng dan terjatuh keras di tengah jalan. Sementara pelaku langsung kabur ke arah barat dengan kecepatan tinggi.
Suasana dini hari yang semula sepi berubah ricuh. Warga sekitar terbangun setelah mendengar suara benturan keras diikuti teriakan histeris dari korban.
“Kami dengar ada suara motor jatuh lalu perempuan berteriak sambil menangis. Ternyata dia dijambret dan mengalami luka di tubuhnya,” ujar Budi, salah seorang warga yang pertama kali menolong.
Korban yang masih syok kemudian dibantu warga sekitar dan disarankan melapor ke pihak kepolisian.
Sepeda motornya yang mengalami kerusakan cukup parah dititipkan di rumah warga.
Kasi Humas Polresta Denpasar, AKP I Ketut Sukadi membenarkan adanya laporan dugaan penjambretan tersebut.
“Saya cek dulu ya,” ujarnya singkat saat dikonfirmasi.
Hingga kini, polisi masih menyelidiki kasus ini dan memburu pelaku yang diduga kuat merupakan bagian dari komplotan penjambret jalanan yang beraksi di jam-jam sepi. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya