Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

BNNP Bali Bongkar Narkotika Bermodus Liquid Vape, Ratusan Etomidate Disita di Denpasar

Andre Sulla • Selasa, 10 Februari 2026 | 06:57 WIB

 

LIQUID VAPE NARKOTIKA: Pria berinisial RW alias Kris yang mengedarkan narkotika dalam bentuk liquid vape.
LIQUID VAPE NARKOTIKA: Pria berinisial RW alias Kris yang mengedarkan narkotika dalam bentuk liquid vape.

RadarBuleleng.id - Modus penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika terus berkembang seiring tren gaya hidup masyarakat. 

Terbaru, narkotika disamarkan dalam bentuk liquid rokok elektrik atau vape, menyasar pengguna tanpa disadari.

Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali berhasil membongkar praktik berbahaya tersebut dan menyita ratusan liquid vape yang mengandung narkotika golongan II jenis etomidate.

Pengungkapan kasus dilakukan pada Sabtu (7/2/2026) di wilayah Sidakarya, Denpasar Selatan. BNNP Bali menangkap seorang pria berinisial RW alias Kris, 44.

Plh. Kepala Bidang Pemberantasan BNN Provinsi Bali, Kombes Tri Kuncoro mengungkapkan, pengungkapan berawal dari informasi adanya jaringan peredaran liquid etomidate yang beroperasi di Kota Denpasar.

Dari hasil pemantauan, petugas kemudian mengamankan RW di Jalan Kerta Dalam, Desa Sidakarya. Penggeledahan dilakukan di rumah tersangka dengan disaksikan masyarakat setempat.

“Petugas menemukan 72 cartridge rokok elektrik yang berisi cairan diduga mengandung etomidate,” ungkap Kombes Tri Kuncoro, Senin (9/2/2026).

Etomidate merupakan narkotika golongan II yang sejatinya digunakan di dunia medis sebagai obat anestesi dalam tindakan operasi. 

Namun, jika disalahgunakan, zat ini dapat menimbulkan efek sedatif, hipnotik, relaksasi berlebihan, serta berisiko menyebabkan ketergantungan karena bekerja langsung pada sistem saraf pusat.

Pengembangan kasus tidak berhenti di lokasi pertama. Dari hasil interogasi awal, tersangka mengaku masih menyimpan liquid narkoba lainnya di sebuah rumah sewa yang berada tepat di seberang rumahnya.

Saat dilakukan penggeledahan lanjutan, petugas menemukan satu koper berwarna kuning berisi 600 liquid etomidate yang siap diedarkan. 

“Total barang bukti yang diamankan mencapai ratusan liquid rokok elektrik yang mengandung narkotika,” jelasnya.

Kepada penyidik, RW mengakui seluruh barang haram tersebut adalah miliknya. Ia memperoleh liquid etomidate itu dari seorang warga negara asing yang dikenal dengan nama panggilan Stone.

Saat ini, tersangka beserta seluruh barang bukti telah diamankan di Kantor BNN Provinsi Bali untuk menjalani proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut. BNNP Bali juga masih mendalami kemungkinan keterlibatan jaringan yang lebih luas.

“Termasuk peran WNA dalam peredaran narkotika bermodus rokok elektrik tersebut masih dalam pengembangan,” pungkas Tri Kuncoro. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#bali #rokok elektrik #cartridge #vape #liquid vape #liquid #narkotika #warga negara asing #bnn #anastesi #medis #narkoba #denpasar #etomidate #bnnp