RadarBuleleng.id - Kasus penusukan terjadi di wilayah hukum Polsek Denpasar Barat. Seorang pria berinisial I Dewa Gede SM, 30, nekat menikam temannya sendiri, I Made DA, 42.
Insiden tersebut terjadi di kawasan Jalan Merpati, Desa Tegal Kertha, Kecamatan Denpasar Barat, Bali, Sabtu (7/3/2026) sekitar pukul 18.00 WITA.
Peristiwa itu dipicu persoalan gadai BPKB sepeda motor yang dibicarakan melalui sambungan telepon.
Saat itu SM berencana menggadaikan BPKB sepeda motor Honda Vario tahun 2020 miliknya kepada korban dengan nilai Rp 30 juta.
Namun dalam percakapan tersebut, DA menilai nominal tersebut terlalu kecil dan menyarankan agar nilai gadai dinaikkan menjadi Rp 50 juta. Saran itu diduga membuat pelaku tersinggung hingga memicu adu mulut di telepon.
Cekcok tersebut berlanjut hingga keduanya sepakat bertemu. SM sempat menyatakan akan mendatangi korban.
Namun sebelum itu terjadi, DA justru lebih dulu mencari pelaku hingga akhirnya mengetahui keberadaannya di kawasan Jalan Merpati, tepatnya di selatan sebuah minimarket.
Baca Juga: Dua Waria Diduga “Buang” Turis Italia ke Sungai di Legian Bali
Saat keduanya berpapasan di depan minimarket, adu mulut kembali terjadi dan berujung baku hantam. Dalam situasi itu, SM diduga mengeluarkan sebilah pisau lipat lalu menikam korban beberapa kali.
Akibat serangan tersebut, DA mengalami luka serius di sejumlah bagian tubuh, diantaranya leher, dada kiri, dada kanan, ketiak kiri, serta perut bagian kiri.
Warga di lokasi, segera mengevakuasi korban ke RS Balimed Denpasar untuk mendapatkan pertolongan pertama. Karena luka yang cukup parah, korban kemudian dirujuk ke RSUP Prof. Ngoerah Sanglah Denpasar untuk penanganan medis lanjutan.
Keluarga korban selanjutnya melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian. Pelaku yang sempat melarikan diri setelah kejadian akhirnya berhasil diamankan tidak jauh dari tempat tinggalnya.
Dari tangan pelaku, polisi menyita sejumlah barang bukti berupa satu kaos hitam, satu celana hitam, serta sebilah pisau lipat yang diduga digunakan dalam aksi penusukan tersebut.
Dikonfirmasi terpisah, Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu I Gede Adi Saputra Jaya mengatakan pihaknya masih melakukan pengecekan lebih lanjut terkait peristiwa tersebut.
“Mohon waktu, kami cek terlebih dahulu,” singkatnya. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya