Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Pesta Miras di Kafe Berujung Ricuh. Sekelompok Pelajar dan Mahasiswa di Buleleng jadi Korban Pengeroyokan

Eka Prasetya • Jumat, 27 Maret 2026 | 16:07 WIB
Ilustrasi pengeroyokan
Ilustrasi pengeroyokan

 

SINGARAJA, RadarBuleleng.id – Niat berkumpul sambil mengonsumsi minuman keras (miras) berujung petaka. 

Sebanyak lima orang remaja dilaporkan menjadi korban dugaan pengeroyokan di sebuah kafe di Desa Bengkala, Kecamatan Kubutambahan, Kabupaten Buleleng, Bali, pada Kamis (26/3/2026) dini hari.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 01.00 WITA di Jalan Banjar Dinas Kelodan. Kasus tersebut kini telah ditangani Polsek Kubutambahan dan masih dalam tahap penyelidikan.

Berdasarkan laporan polisi nomor LP/B/4/III/2026/SPKT/Polsek Kubutambahan/Polres Buleleng/Polda Bali, kelima korban masing-masing berinisial IGS, 16, KSI, 16, IKSMG, 18, GKYP, 20, dan KJAA, 20. Seluruhnya diketahui berstatus pelajar dan mahasiswa serta berasal dari wilayah yang sama.

Informasi awal menyebutkan, para korban datang ke kafe “All Star” bersama sejumlah temannya. 

Namun, di lokasi tersebut sudah terdapat sekitar 10 orang lainnya yang diduga berasal dari wilayah Kubutambahan.

Situasi tiba-tiba memanas. Tanpa diketahui pemicunya, para korban mengaku dianiaya secara bersama-sama oleh kelompok tersebut menggunakan pukulan tangan kosong.

Kasi Humas Polres Buleleng, Iptu Yohana Rosalin Diaz, seizin Kapolres Buleleng AKBP Ruzi Gusman, menyampaikan bahwa laporan telah diterima dan saat ini masih dalam proses pendalaman.

“Peristiwa ini masih dalam tahap lidik. Kami telah menerima laporan korban dan sedang melakukan pendalaman, termasuk mengidentifikasi para terlapor yang terlibat dalam dugaan pengeroyokan tersebut,” ujarnya, Jumat (27/3/2026).

Polisi juga mengimbau masyarakat, khususnya kalangan remaja, agar lebih bijak dan menghindari konsumsi miras yang berpotensi memicu konflik maupun tindak kriminal.

Hingga saat ini, aparat masih mengumpulkan keterangan saksi serta barang bukti untuk mengungkap secara jelas kronologi kejadian dan pihak-pihak yang bertanggung jawab. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

 

Editor : Eka Prasetya
#minuman keras #kubutambahan #bengkala #Buleleleng #pengeroyokan #remaja #polsek kubutambahan #miras #kafe #babad