Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Latih Respons Darurat Tenaga Medis, RSUD Buleleng Gelar Simulasi Gempa dan Kebakaran

Francelino Junior • Senin, 27 April 2026 | 09:20 WIB
SIMULASI: Suasana simulasi penanggulangan bencana di RSUD Buleleng. (Pemkab Buleleng)
SIMULASI: Suasana simulasi penanggulangan bencana di RSUD Buleleng. (Pemkab Buleleng)

 

SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Momentum peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB) 2026 dimanfaatkan Pemkab Buleleng untuk mengasah kesiapan menghadapi potensi bencana. 

Salah satunya melalui gladi kesiapsiagaan gempa bumi dan kebakaran yang digelar di RSUD Kabupaten Buleleng, yang berlangsung pada Minggu (26/4/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WITA ini melibatkan berbagai stakeholder. Mulai dari BPBD Kabupaten Buleleng, Polres Buleleng, Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Buleleng, hingga jajaran internal RSUD.

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Buleleng, I Gusti Bagus Rony Ariyana menegaskan, simulasi tersebut bertujuan membangun budaya latihan kesiapsiagaan secara berkelanjutan. 

Menurutnya, kesiapan menghadapi bencana harus dimulai dari tingkat individu hingga kelompok.

“Melalui kegiatan ini kami ingin membiasakan latihan dan simulasi rutin dalam rencana evakuasi dan penyelamatan diri. Kesiapsiagaan harus dibangun mulai dari individu, keluarga hingga kelompok agar lebih memahami risiko dan cara evakuasi saat bencana terjadi,” ujarnya.

Direktur RSUD Buleleng, dr. Ketut Suteja Wibawa, Sp.DMV mengapresiasi pelaksanaan simulasi tersebut. 

Ia menilai, latihan kebencanaan menjadi bagian penting yang harus dilakukan secara berkala di lingkungan rumah sakit.

Menurutnya, sebagai fasilitas layanan kesehatan, rumah sakit dituntut memiliki kesiapan optimal dalam menghadapi berbagai situasi darurat. 

“Kegiatan seperti ini perlu terus dilakukan secara rutin sehingga seluruh tenaga kesehatan maupun petugas rumah sakit semakin siap dalam menghadapi situasi darurat,” imbuhnya.

Hal senada disampaikan Kepala Bagian Operasi Polres Buleleng, Kompol Made Agus Dwi Wirawan. 

Ia menekankan pentingnya menjaga koordinasi antarinstansi yang selama ini telah terjalin. Sinergi yang kuat dinilai menjadi kunci agar penanganan bencana dapat berlangsung cepat, tepat, dan terorganisir.

Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan Dinas Pemadam Kebakaran Buleleng, Ketut Darmika menambahkan, simulasi kebencanaan merupakan langkah mitigasi yang harus dilakukan secara rutin. Upaya pencegahan, kata dia, perlu dilakukan baik sebelum maupun setelah bencana terjadi.

Usai arahan, kegiatan dilanjutkan dengan simulasi penanganan gempa bumi yang kemudian berkembang menjadi skenario kebakaran di lingkungan RSUD. 

Seluruh peserta menjalankan peran masing-masing, mulai dari proses evakuasi pasien, penyelamatan korban hingga penanganan api.

Kegiatan ditutup dengan sesi evaluasi guna mengidentifikasi kekurangan sekaligus meningkatkan pemahaman peserta terkait prosedur kesiapsiagaan. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

 

Editor : Eka Prasetya
#evakuasi #simulasi #bencana #buleleng #rsud buleleng