Waduh! Tunggakan Iuran BPJS di Buleleng Tembus Puluhan Miliar

Francelino Junior • Dipublikasikan Minggu, 20 September 2026 | 09:51 WIB
BICARA KEPESERTAAN: Kepala BPJS Kesehatan Cabang Singaraja, Joys Karman Nike Palupi. (Francelino Junior/Radar Buleleng)
BICARA KEPESERTAAN: Kepala BPJS Kesehatan Cabang Singaraja, Joys Karman Nike Palupi. (Francelino Junior/Radar Buleleng)

 

SINGARAJA, RadarBuleleng.id – Cakupan kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Kabupaten Buleleng memang tergolong fantastis mencapai 98,36 persen. 

Namun di balik tingginya angka tersebut, BPJS Kesehatan Cabang Singaraja mencatat nilai tunggakan iuran yang tak kalah membengkak.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Singaraja, Joys Karman Nike Palupi, mengungkapkan bahwa jumlah peserta JKN di wilayah Bali Utara kini telah menyentuh angka 817.236 jiwa dari total penduduk Buleleng sebanyak 830.873 jiwa.

"Sayangnya, tingginya cakupan kepesertaan ini belum berbanding lurus dengan status kepesertaan aktif," jelas Joys Karman, Sabtu (19/9/2026).

Data BPJS Kesehatan mencatat jumlah peserta JKN berstatus aktif berada di angka 667.777 jiwa atau 80,37 persen. 

Artinya, masih terdapat ratusan ribu warga yang terdaftar namun kartunya tidak aktif akibat menunggak iuran.

Fenomena ini memicu tingginya angka penunggakan pembayaran iuran di Buleleng. 

Tunggakan terbesar berasal dari segmen Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) Mandiri yang nilainya menembus angka fantastis Rp 50,4 miliar hingga September 2026.

Tak hanya segmen mandiri, tunggakan iuran PBPU dan Bukan Pekerja (BP) dari Pemkab Buleleng untuk periode Agustus–September 2026 juga tercatat mencapai Rp 18,6 miliar. 

Sementara untuk segmen Badan Usaha, angka tunggakan berada di kisaran Rp 116,1 juta.

Mantan Asisten Deputi Jaminan Kesehatan Kedeputian Wilayah Bali Nusra ini menambahkan, total beban biaya manfaat program JKN yang disalurkan untuk pelayanan kesehatan warga Buleleng mencapai Rp 731,2 miliar.

"Besarnya angka beban manfaat tersebut menunjukkan betapa tingginya kebutuhan pembiayaan pelayanan kesehatan peserta di Buleleng," pungkasnya.

Untuk menopang kebutuhan medis masyarakat, BPJS Kesehatan Cabang Singaraja saat ini telah bermitra dengan 111 Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) serta 16 Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL) di seluruh wilayah Buleleng. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

 

Editor : Eka Prasetya
Sumber : Radar Buleleng
Berita Buleleng Hari Ini BPJS Kesehatan Singaraja JKN Buleleng Joys Karman Nike Palupi Tunggakan BPJS Buleleng