KUBUTAMBAHAN, RadarBuleleng.id – Kodim 1609/Buleleng menggelar kegiatan non-fisik dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-124. Kegiatan itu berupa penyuluhan pemberdayaan masyarakat desa.
Acara tersebut berlangsung pada Kamis malam (15/5) di Kantor Perbekel Desa Depeha, Banjar Dinas Dangin Pura, Kecamatan Kubutambahan.
Penyuluhan tersebut menghadirkan I Rai Gede Arisudana, Kabid Penataan dan Kerjasama Desa pada Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Buleleng.
Dalam paparannya, Rai mengungkapkan pentingnya partisipasi aktif masyarakat dalam pembangunan desa serta penguatan peran kelembagaan desa.
Menurutnya pembangunan di desa tidak akan berarti tanpa adanya partisipasi masyarakat. Dengan partisipasi masyarakat, maka desa juga akan semakin berkembang dan maju.
Sebaliknya, aparatur pemerintahan di tingkat desa juga harus terbuka dengan saran dan aspirasi yang disampaikan oleh masyarakat.
Aspirasi penting diakomodasi dalam perencanaan pembangunan, karena berasal dari kebutuhan masyarakat.
“Masyarakat juga ingin ekonominya berkembang. Makanya penting mengakomodasi aspirasi masyarakat. Di sisi lain, masyarakat juga harus paham bahwa kondisi keuangan desa juga terbatas. Sehingga tidak semua aspirasi bisa diakomodasi dalam satu tahun anggaran,” katanya.
Rai juga mendorong agar desa membuka peluang kerjasama dengan pihak ketiga. Utamanya dalam pengembangan ekonomi masyarakat.
Sementara itu Komandan Kodim 1609/Buleleng, Letkol Kav Angga Nurdyana mengatakan, TMMD bukan hanya identik dengan kegiatan fisik. Tapi juga kegiatan-kegiatan bersifat non fisik.
“Ada berbagai penyuluhan yang kami gelar. Baik itu untuk siswa maupun masyarakat umum. Kami harap lewat penyuluhan, partisipasi masyarakat untuk pembangunan semakin tumbuh,” ujarnya. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya