Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Tragedi Kecelakaan di Kubutambahan: Korban Mengabdi sebagai Linmas, Ditabrak saat Antar Istri Belanja

Eka Prasetya • Selasa, 1 Juli 2025 | 00:30 WIB

 

SENIOR: Nyoman Budiasa, korban kecelakaan maut di Desa Kubutambahan. Mendiang merupakan anggota Linmas di desanya.
SENIOR: Nyoman Budiasa, korban kecelakaan maut di Desa Kubutambahan. Mendiang merupakan anggota Linmas di desanya.

SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Insiden kecelakaan maut yang terjadi di Jalan Raya Singaraja-Kintamani, tepatnya di wilayah Desa Kubutambahan, Kabupaten Buleleng, Bali, masih menyisakan berbagai cerita.

Insiden kecelakaan yang terjadi pada Minggu (29/6/2025) malam itu merenggut nyawa Nyoman Budiasa, 57, warga Dusun Pasek, Desa Kubutambahan.

Salah seorang saksi mata, Ketut Susila menuturkan, peristiwa itu terjadi begitu cepat. Truk molen (pengaduk) semen dengan nomor polisi DK 8138 AT melaju dengan cepat dari arah Kintamani menuju Singaraja.

“Cepat sekali kejadiannya. Tiba-tiba kedengaran suara gaduh truk, habis itu sempat senggol pagar rumah orang di utara. Baru kemudian menabrak tugu,” kata Susila.

Ternyata selain menyenggol pagar rumah warga, truk juga sempat menabrak sepeda motor DK 3187 UI yang parkir di pinggir jalan. Apes di atas sepeda motor itu duduk Nyoman Budiasa, yang menjadi korban.

Perbekel Kubutambahan, Gede Pariadnyana menuturkan, korban Nyoman Budiasa merupakan seorang yang disegani di desa.

“Beliau itu anggota Linmas di desa. Senior sekali. Sudah lebih dari 10 tahun mengabdi,” ungkap Pariadnyana.

Saat insiden terjadi, korban sebenarnya sedang mengantar istrinya belanja ke warung. Saat sang istri masuk ke warung, ia memilih tetap duduk di atas sepeda motor.

Apes, truk molen semen yang dikemudikan Irin Supandi, 49, mengalami rem blong. Truk melaju dari arah Kintamani menuju ke Kubutambahan dengan kecepatan tinggi.

Truk langsung menabrak korban. Tubuh korban terlempar hingga 10 meter dari lokasi benturan. Saat ditemukan, korban sudah dinyatakan meninggal dunia.

Sementara sepeda motor yang ia kemudikan, terseret truk hingga 100 meter dari titik awal benturan.

“Istrinya selamat karena pas sedang belanja,” imbuh Pariadnyana.

Kini jenazah telah disemayamkan di rumah duka. Keluarga besar berencana melakukan upacara penguburan jenazah mendiang pada Sabtu (5/6/2025) mendatang.

Seperti diberitakan sebelumnya, kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Singaraja-Kintamani pada Minggu (29/12/2025) malam.

Sebuh truk molen semen yang melaju dari arah Kintamani mengalami rem blong. Dampaknya truk melaju tak terkendali sejak dari Polsek Kubutambahan.

Truk sempat menyenggol pagar rumah warga, dan menabrak seorang pengendara sepeda motor. Truk baru berhenti setelah menabrak tugu Patung Ganesha yang ada di simpang tiga Desa Kubutambahan. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#bali #sepeda motor #truk #semen #kintamani #kubutambahan #senior #kecelakaan #linmas #jalan raya #Saksi mata #belanja #buleleng