KUBUTAMBAHAN, RadarBuleleng.id - Kebakaran melanda sebuah kamar rumah di Banjar Kajekangin, Desa Kubutambahan, Kecamatan Kubutambahan, Kabupaten Buleleng, Bali, pada Jumat (8/8/2025) sekitar pukul 11.15 Wita.
Tidak ada korban jiwa, namun kerugian material ditaksir mencapai Rp 30 juta. Adapun rumah yang terbakar merupakan milik Nyoman Widiasa, 52, warga setempat.
Pemilik rumah mengaku, api api muncul saat sang istri, Ketut Sudiasih, baru saja selesai melakukan persembahyangan di pelangkiran dalam kamar tersebut.
Usai sembahyang di dalam kamar, Sudiasih pergi untuk sembahyang di tempat lain.
Widiasa yang saat itu berada di pekarangan rumah tiba-tiba mendengar suara dentuman dari arah kamar.
“Saat mendekat, api sudah membakar seluruh isi kamar. Saya langsung memutus arus listrik dari kWh meter, lalu meminta bantuan tetangga untuk memadamkan api secara manual,” ujarnya.
Kasi Humas Polres Buleleng, Iptu Yohana Rosalin Diaz menjelaskan, dugaan sementara kebakaran dipicu sisa api dupa yang jatuh dari pelangkiran dan membakar tempat tidur.
“Api cepat membesar karena di dalam kamar terdapat perabot berbahan mudah terbakar,” ungkapnya.
Warga kemudian melapor ke Bhabinkamtibmas dan perangkat desa. Sepuluh menit setelah kejadian, satu unit mobil Pemadam Kebakaran dari Pos Kubutambahan tiba di lokasi dan berhasil memadamkan api.
Barang-barang yang terbakar antara lain dua unit tempat tidur, uang tunai Rp 500 ribu, serta perlengkapan sembahyang. Polisi sudah melakukan olah TKP, mencatat keterangan saksi, dan membuat laporan kejadian. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya