RadarBuleleng.id – Pasar takjil musiman di Kampung Jawa, Dusun Wanasari, Denpasar Utara, Bali, langsung ramai sejak hari pertama Ramadan, Rabu (19/2/2026).
Deretan pedagang mulai memadati kawasan yang setiap tahun dikenal sebagai sentra kuliner berbuka puasa.
Salah satu yang mencuri perhatian adalah lumpia jumbo isi ayam dan sapi. Ukurannya yang besar dengan isian melimpah membuat jajanan ini cepat dilirik pembeli.
Lumpia ayam dibanderol Rp 20 ribu per porsi, sedangkan lumpia sapi Rp 23 ribu. Dengan ukuran yang lebih besar dari lumpia pada umumnya, satu porsi disebut sudah cukup mengenyangkan untuk berbuka.
Penjualnya, Ningning, mengaku ide berjualan lumpia jumbo tersebut terinspirasi dari tren yang viral di media sosial, khususnya TikTok.
"Terinspirasi apa yang viral, itu yang dijual," ujar perempuan asal Denpasar itu.
Menurutnya, lumpia tersebut sempat ramai diperbincangkan karena dijual di Jakarta dan banyak muncul di konten TikTok.
Isinya tak hanya daging ayam atau sapi, tetapi juga dilengkapi makaroni, selada, dan jagung sehingga terasa lebih padat dan variatif.
Tahun ini merupakan kali kedua Ningning berjualan di pasar takjil Kampung Jawa. Namun, untuk menu lumpia jumbo, ini adalah kali pertama ia menjajakannya.
Ramadan tahun lalu, ia hanya menjual gohyong atau ngohiong, makanan berbahan ayam cincang berbumbu rempah.
Melihat tingginya antusiasme warga Muslim berburu takjil di Kampung Jawa, Ningning memanfaatkan momentum tersebut untuk menambah penghasilan selama Ramadan.
"Pasti orang ke sini cari takjil kebanyakan. Tambahan rezeki," ucapnya.
Menjelang waktu berbuka, suasana pasar semakin padat. Stan lumpia Ningning tampak diserbu pembeli yang penasaran dengan ukuran dan isian yang tidak biasa. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya