Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Anti Mainstream! Rayakan Kartini, Komunitas GalsSkate Bali Main Skateboard Pakai Kebaya

Ni Made Ari Rismaya Dewi • Senin, 21 April 2025 | 22:18 WIB

 

SKATEBOARD: Para anak bermain skateboard sambil mengenakan kebaya. Aksi itu merupakan rangkaian dari peringatan hari Kartini.
SKATEBOARD: Para anak bermain skateboard sambil mengenakan kebaya. Aksi itu merupakan rangkaian dari peringatan hari Kartini.

RadarBuleleng.id – Peringatan Hari Kartini tak melulu harus dengan upacara atau lomba tradisional. 

Komunitas GalsSkate Bali memilih merayakannya dengan cara yang beda, yakni bermain skateboard sambil mengenakan kebaya. Aksi unik ini sukses mencuri perhatian di Skatepark Lumintang, Denpasar.

“Kami pakai kebaya untuk menghormati Ibu Kartini. Dia pejuang perempuan dan anak-anak, supaya mereka bisa sekolah dan bebas melakukan apa saja di dunia ini,” ujar Rodi, founder GalsSkate Bali.

Ini menjadi tahun ketiga GalsSkate Bali merayakan Hari Kartini dengan gaya khas mereka. 

Tahun lalu mereka melakukan aksi serupa di Skatepark Kuta Beach. Kali ini mereka menjajal arena Lumintang. 

Alasannya, skatepark di Lumintang telah direnovasi dengan fasilitas lebih layak dan dukungan penuh dari komunitas skate lokal.

Trik-trik skateboard yang dipertunjukkan pun disesuaikan dengan outfit kebaya agar tetap nyaman dan aman. 

Menariknya, peserta yang ikut tak hanya remaja. Anak-anak hingga dewasa ikut ambil bagian. 

“Ada yang umur 3 sampai 4 tahun sudah main. Yang tertua mungkin 16 atau 17 tahun. Tapi ada juga orang dewasa yang gabung,” jelas Rodi.

GalsSkate Bali sendiri berdiri sejak 2021, tepat saat pandemi membatasi ruang gerak anak-anak. Dari sekadar ajakan bermain, komunitas ini tumbuh menjadi ruang ekspresi dan inspirasi. 

“Dulu mereka hanya lihat role model dari luar negeri. Sekarang mereka bisa lihat panutan dari Indonesia sendiri. Itu yang bikin semangat,” tuturnya.

Tak hanya warga lokal, komunitas ini juga terbuka untuk siapa saja. Di event kemarin, tercatat ada peserta dari Rusia, Swedia, Jerman, hingga Malaysia. Bahkan, beberapa di antaranya baru pertama kali menjajal papan luncur.

“Kami ingin bermain bersama, saling belajar, dan membangun komunitas. Nggak harus jago dulu. Yang penting berani mulai,” tandas Rodi dengan senyum. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#bali #lumintang #skatepark #kartini #upacara #skateboard #kebaya