RadarBuleleng.id - Upaya pemerintah dalam mencetak generasi sehat terus digencarkan. Salah satunya lewat program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disosialisasikan hingga ke desa-desa.
Tim sosialisasi program MBG hadir di Desa Udisan, Kabupaten Bangli, Bali untuk mengedukasi warga tentang pentingnya penguatan gizi keluarga.
Bertempat di D’Karang Eco Lodge, sosialisasi ini mengusung tema Bersama Mewujudkan Generasi Sehat Indonesia dan melibatkan 300 peserta dari warga setempat.
Hadir dalam kegiatan ini Anggota Komisi IX DPR RI, Tutik Kusuma Wardhani, Tenaga Ahli Badan Gizi Nasional (BGN), Ade Tias Maulana, dan Guru Besar ISI Bali, Prof. I Nyoman Sedana.
Dalam sambutannya, Tutik menegaskan pentingnya program MBG sebagai langkah strategis mendukung tumbuh kembang anak. Sekaligus menjaga kualitas kesehatan masyarakat.
“Data menunjukkan angka kekurangan gizi seperti stunting dan malnutrisi masih menjadi tantangan besar bangsa ini. Karena itu, Komisi IX DPR RI mendukung penuh program Makan Bergizi Gratis untuk mencegah permasalahan gizi sejak dini,” ujar politisi asal Buleleng itu.
Program MBG merupakan wujud nyata kepedulian pemerintah terhadap generasi penerus bangsa.
Dengan asupan makanan bergizi yang disediakan setiap hari, anak-anak diharapkan bisa tumbuh lebih sehat dan fokus belajar di sekolah.
Tenaga Ahli Badan Gizi Nasional, Ade Tias Maulana, juga menekankan pentingnya pemenuhan gizi sebagai fondasi membentuk SDM unggul.
“Program MBG bertujuan meningkatkan kualitas gizi masyarakat, karena gizi yang baik berdampak langsung terhadap kemampuan belajar, kesehatan fisik, dan daya saing anak-anak kita,” jelasnya.
Tak hanya menargetkan anak-anak usia sekolah, program MBG nantinya akan menyasar ibu hamil dan balita sebagai upaya pencegahan stunting sejak dalam kandungan hingga masa pertumbuhan.
Edukasi juga diberikan terkait pentingnya konsumsi pangan yang aman, sehat, dan bergizi. Masyarakat diharapkan ikut aktif terlibat dalam pengawasan pangan, mulai dari lingkungan sekolah, fasilitas kesehatan, hingga peran tokoh masyarakat lokal.
Melalui kolaborasi berbagai elemen, program ini diharapkan menjadi pondasi kuat untuk menciptakan generasi Indonesia yang sehat, cerdas, dan produktif menuju visi besar Indonesia Emas 2045. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya