Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Resmikan KEK Sanur dan BIH, Presiden Prabowo Janji Wujudkan Layanan Kesehatan Kelas Dunia di Bali

Ni Kadek Novi Febriani • Kamis, 26 Juni 2025 | 16:57 WIB

 

KUNJUNGI BALI: Presiden RI, Prabowo Subianto, saat melakukan kunjungan kerja ke Bali pada Rabu (25/6/2025).
KUNJUNGI BALI: Presiden RI, Prabowo Subianto, saat melakukan kunjungan kerja ke Bali pada Rabu (25/6/2025).

RadarBuleleng.id – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, melakukan kunjungan kerja ke Bali, Selasa (25/6/2025). 

Meski sempat tidak hadir pada pembukaan Pesta Kesenian Bali (PKB) ke-47, Prabowo menyempatkan diri datang ke Bali.

Selama kunjungan di Bali, Prabowo meresmikan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sanur, Bali International Hospital (BIH), serta Rumah Sakit Sun Wellness and Aesthetic Center RSUP Prof. Ngoerah.

Saat tiba di The Meru Sanur, Prabowo disambut meriah ratusan siswa sekolah yang mengibarkan bendera Merah Putih. 

Dengan mengenakan batik cokelat bermotif biru, Prabowo tampak didampingi sejumlah menteri seperti Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin; Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana; Menteri BUMN, Erick Thohir; dan Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya.

Dalam sambutannya, Prabowo mengaku bangga bisa meresmikan KEK Sanur, yang menjadi kawasan ekonomi khusus pertama di Indonesia dengan fokus pada pelayanan kesehatan berstandar internasional.

“Saya bahagia bisa meresmikan KEK ini. Walaupun inisiatifnya dimulai sejak masa Presiden Joko Widodo, saya tetap merasa terhormat meneruskan dan menyempurnakannya,” ujar Prabowo. 

Baca Juga: Presiden Prabowo Batal Hadir, Fadli Zon Akan Buka PKB ke-47

Prabowo mengungkapkan, setiap tahun sekitar 2 juta warga Indonesia berobat ke luar negeri, dengan nilai devisa yang terbuang mencapai Rp150 triliun. 

Karena itu, kehadiran BIH diharapkan bisa menekan angka tersebut dan menghadirkan layanan kesehatan kelas dunia di dalam negeri.

“Kami ingin rakyat Indonesia punya akses terhadap layanan medis terbaik, tanpa harus ke luar negeri. Bahkan, kita targetkan BIH bisa menerima pasien dari mancanegara seperti Asia Tenggara dan Asia-Pasifik,” tegasnya.

Lebih jauh, Prabowo menegaskan bahwa tanggung jawab negara bukan hanya menjaga keamanan. Tapi juga memastikan kesejahteraan rakyat. Terutama dalam aspek kesehatan.

“Pengeluaran untuk kesehatan sering kali menjadi beban terbesar warga. Negara harus hadir untuk menjamin bahwa siapapun, termasuk masyarakat kurang mampu, bisa mengakses fasilitas terbaik,” ucap Prabowo.

Presiden juga memastikan bahwa kedepannya, pemerintah akan mengintervensi melalui program asuransi kesehatan agar masyarakat berpenghasilan rendah tetap bisa berobat di rumah sakit sekelas BIH.

“Pelayanan kesehatan bukan hanya untuk kalangan atas. Kalau perlu, pemerintah siapkan asuransi agar rakyat kecil pun bisa dapat layanan terbaik, karena alat-alat di sini sangat canggih,” imbuhnya.

Prabowo juga menekankan pentingnya kesinambungan pembangunan. Menurutnya, keberhasilan hari ini adalah hasil kerja keras dari para pemimpin terdahulu. Ia merasa terhormat bisa melanjutkan warisan baik tersebut.

“Negara ini tidak dibangun oleh satu-dua orang saja. Tapi oleh kerja kolektif, lapis demi lapis dari para pemimpin sebelumnya. Saya ingin meneladani itu semua,” tandas pria yang juga Ketua Umum Partai Gerindra itu. (*)

Editor : Eka Prasetya
#indonesia #bali #rakyat #pesta kesenian bali #kunjungan kerja #kawasan ekonomi khusus #sanur #pkb #medis #prabowo subianto #Bali International Hospital (BIH) #rsup #joko widodo #pasien #kek #Berobat #merah putih #devisa #prabowo #presiden