Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Kunjungan Kerja ke Bali, Pejabat Pemprov Tak Ada Sambut Prabowo di Bandara

Ni Kadek Novi Febriani • Kamis, 26 Juni 2025 | 18:25 WIB

 

KUNJUNGI BALI: Presiden RI, Prabowo Subianto saat sampai di Bandara Ngurah Rai. Ia disambut Kapolda Bali, Pangdam IX/Udayana, dan Ketua DPD Gerindra Bali.
KUNJUNGI BALI: Presiden RI, Prabowo Subianto saat sampai di Bandara Ngurah Rai. Ia disambut Kapolda Bali, Pangdam IX/Udayana, dan Ketua DPD Gerindra Bali.

RadarBuleleng.id - Kunjungan kerja Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, ke Bali sempat menjadi sorotan publik. 

Pasalnya, saat mendarat di Bandara Ngurah Rai dalam rangka peresmian Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sanur dan Bali International Hospital (BIH), Prabowo disambut oleh Pangdam IX/Udayana dan Kapolda Bali tanpa kehadiran perwakilan dari Pemerintah Provinsi Bali.

Momen itu pun memunculkan pertanyaan dari masyarakat, mengapa tidak ada perwakilan Pemprov Bali di bandara?

Di samping Pangdam dan Kapolda, hadir pula Ketua DPD Partai Gerindra Bali, Made Muliawan Arya alias De Gadjah. 

Ketidakhadiran pejabat Pemprov Bali kemudian dikaitkan sejumlah pihak dengan dinamika politik yang terjadi di Bali usai Pemilu 2024 dan Pilkada 2024.

Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Daerah Provinsi Bali, Dewa Made Indra, menjelaskan bahwa Pemprov Bali memang tidak menerima undangan resmi untuk menyambut Presiden di bandara. Protokol kepresidenan telah mengatur penjemputan hanya dilakukan oleh unsur TNI dan Polri.

“Sudah ada rapat koordinasi sebelumnya. Sesuai arahan protokol kepresidenan, yang ditugaskan menyambut di bandara adalah Pangdam dan Kapolda,” jelas Dewa Made Indra saat ditemui usai acara peresmian KEK Sanur di The Meru, Selasa (25/6/2025).

Sementara itu, Gubernur Bali Wayan Koster dan Wakil Gubernur I Nyoman Giri Prasta sedang mengikuti kegiatan retret di Jawa Barat bersama para kepala daerah lainnya, kecuali Bupati Karangasem.

Dewa Indra menyebut, karena retret tersebut berlangsung cukup padat, Gubernur dan Wagub tidak bisa meninggalkan kegiatan. 

“Tidak bisa minta izin, karena kalau dipotong satu hari jadi berkurang makna retretnya,” jelas mantan Kalaksa BPBD Bali itu.

Meski tidak menyambut langsung di bandara, Pemprov Bali tetap hadir dalam kegiatan resmi presiden. 

Sekda Bali secara khusus ditugaskan menghadiri agenda utama Presiden Prabowo di The Meru, termasuk peresmian KEK Sanur, BIH, dan Aesthetic Center RSUP Prof. Ngoerah.

“Sudah ada pembagian tugas. Yang di bandara adalah Kapolda dan Pangdam, kami bertugas di lokasi kegiatan. Semuanya sudah dikoordinasikan dengan baik bersama protokol kepresidenan,” tegasnya.

Dewa Indra juga memastikan bahwa Presiden Prabowo mengetahui ketidakhadiran Gubernur dan Wakil Gubernur Bali dalam agenda tersebut. Gubernur pun telah menyampaikan permakluman kepada pihak Istana.

“Bapak Presiden sudah diberi tahu bahwa Pak Gubernur dan Pak Wagub sedang mengikuti retret. Komunikasi dan koordinasi sudah berjalan dengan baik,” tutup Dewa Made Indra. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#indonesia #bali #pangdam #kapolda #Pemprov Bali #kunjungan kerja #sanur #bandara #prabowo subianto #polri #bandara ngurah rai #Retret #tni #kek #gerindra #De Gadjah #presiden #sekda