Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Cari Kejelasan Korban Hilang, Keluarga Datangi Posko Pencarian KMP Tunu Pratama Jaya. Kapal Diperkirakan Berada di Kedalaman 50 Meter

Eka Prasetya • Jumat, 4 Juli 2025 | 20:35 WIB

 

PENYISIRAN: Tim SAR melakukan pencarian korban KMP Tunu Pratama Jaya di perairan sisi selatan Pulau Bali.
PENYISIRAN: Tim SAR melakukan pencarian korban KMP Tunu Pratama Jaya di perairan sisi selatan Pulau Bali.

RadarBuleleng.id - Tim SAR Gabungan terus melakukan pencarian terhadap 30 orang penumpang dan kru KMP Tunu Pratama Jaya yang dinyatakan hilang.

Hingga Jumat (4/7/2025) siang, tim SAR masih melakukan penyisiran perairan Bali dan Jawa Timur untuk mencari keberadaan korban.

Tercatat ada 306 orang personel SAR Gabungan yang terlibat dalam pencarian. Mereka melakukan pencarian dari laut maupun udara.

Pencarian dari udara melibatkan helikopter milik tim SAR, Baharkam Mabes Polri, Penerbang TNI AL (Penerbal), maupun pihak swasta dalam hal ini Bali Air.

Sementara di laut, armada yang dikerahkan meliputi Kapal Navigasi milik Basarnas, KRI milik TNI AL, maupun armada-armada lain yang dimiliki tim SAR.

Proses pencarian pada Jumat fokus pada perairan di selatan Pulau Bali. Pencarian juga meluas hingga ke sisi barat Pulau Jawa, hingga mendekati ke ujung selatan.

Deputi Operasi dan Siaga Badan SAR Nasional, Ribut Eko Suyatno mengatakan,  tim SAR akan terus berupaya melakukan pencarian. Tim SAR gabungan telah menambah armada yang terlibat dalam proses pencarian.

“Pencarian akan fokus menggunakan armada laut skala besar. Karena berdasarkan prediksi BMKG, gelombang laut di selatan Pulau Bali akan tinggi,” ungkapnya.

Di sisi lain, sejumlah masyarakat mulai mendatangi posko pencarian di Bali. Baik itu posko yang ada di RSU Negara maupun di Pelabuhan Gilimanuk.

Warga berusaha mencari kejelasan terkait nasib sanak saudara mereka. Mengingat nama-nama keluarga mereka tercantum dalam manifest penumpang.

Salah satu warga yang mendatangi posko pencarian adalah Aris Susanto, 26. Dia menyebut kakak kandungnya, Ahmad Rifai tercantum dalam manifest penumpang. Hingga kini Ahmad Rifai masih dinyatakan hilang.

Menurut Aris, sang kakak bekerja sebagai sopir travel. Kendaraan tersebut berada dalam KMP Tunu Pratama Jaya yang tenggelam di Selat Bali.

Di posko yang terletak di RSU Negara, ia mendapati tas yang diduga milik kakaknya. Tas itu ditemukan mengapung bersama korban selamat di perairan Desa Banyubiru, Jembrana.

Di dalam tas warna hitam itu juga terdapat sebuah buku tabungan. Setelah diperiksa oleh pihak kepolisian, ternyata buku tabungan tersebut memang benar milik Ahmad Rifai.

Hingga Jumat siang, tim SAR gabungan belum menemukan korban selamat dan korban meninggal dalam peristiwa tersebut.

Tim juga berupaya mencari keberadaan KMP Tunu Pratama Jaya yang tenggelam di perairan Selat Bali.

"Informasi sementara, titik tenggelam kapal berada pada kedalaman 50 meter," ungkap Kepala Basarnas Marsekal Madya Mohammad Syafii. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#bali #selat bali #jawa timur #KMP Tunu Pratama Jaya #tim sar #helikopter #pelabuhan #penumpang #basarnas #pencarian #gilimanuk #kapal #sar #Kru