Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Turut Berduka Cita. Prajurit TNI AL Meninggal Usai Latihan Terjun Payung HUT TNI. Usulkan Kenaikan Pangkat Luar Biasa

Acep Tomi Rianto • Senin, 6 Oktober 2025 | 18:38 WIB

ilustrasi terjun payung
ilustrasi terjun payung

RadarBuleleng.id - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) menyampaikan duka cita mendalam atas gugurnya salah satu prajurit terbaik, Prajurit Kepala Marinir (Praka Mar) Zaenal Mutaqim.

Praka Zaenal, yang merupakan personel Detasemen Intai Para Amfibi 1 (Denipam 1) Korps Marinir, mengalami kecelakaan saat melaksanakan latihan terjun payung di Teluk Jakarta.

Latihan terjun payung tersebut merupakan bagian dari rangkaian persiapan "Presidential Inspection" menjelang perayaan HUT ke-80 TNI.  

Peristiwa nahas ini terjadi pada Kamis (2/10/2025) di perairan Teluk Jakarta.

Praka Zaenal Mutaqim diketahui sedang melaksanakan penerjunan dengan teknik Rubber Duck Operations (RDO), yang merupakan bagian dari skenario pertunjukan udara dan laut.

Menurut keterangan resmi TNI AL, Praka Zaenal mengalami kecelakaan di udara saat fase "Processing Opening Parachute" (proses pengembangan parasut).

“Parasut tetap mengembang hingga mendarat di air,” jelas pihak TNI AL.

Meskipun parasut berhasil mengembang, benturan atau cedera yang dialami Praka Zaenal saat proses tersebut cukup serius.

Tim pengamanan segera melakukan evakuasi cepat dan membawanya ke Posko Kesehatan Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil) sebelum dirujuk ke RSPAD Gatot Subroto, Jakarta, untuk mendapatkan perawatan intensif.

Sayangnya, setelah dua hari menjalani upaya medis maksimal, nyawa almarhum tidak tertolong.

Praka Mar Zaenal Mutaqim dinyatakan gugur pada Sabtu (4/10/2025) pukul 03.01 WIB.

Atas dedikasi dan pengorbanannya dalam menjalankan tugas negara, TNI AL memastikan bahwa almarhum akan mendapatkan penghargaan tertinggi.

"Almarhum adalah prajurit yang berdedikasi tinggi, berprestasi, dan selalu menunjukkan semangat juang yang luar biasa.  Kami telah mengusulkan kepada pimpinan TNI untuk memberikan penghargaan berupa Kenaikan Pangkat Luar Biasa kepada almarhum,” tegas Kepala Dinas Penerangan TNI AL (Kadispenal), Laksamana Pertama TNI Tunggul.

Jenazah Praka Zaenal Mutaqim telah dimakamkan dengan upacara militer di kampung halamannya di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah.

TNI AL juga menegaskan bahwa insiden ini akan dijadikan pelajaran berharga untuk terus memperkuat aspek keselamatan dalam setiap operasi dan latihan militer ke depannya.

Keluarga besar TNI AL menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya dan memohon doa dari seluruh masyarakat Indonesia. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#tni al #kesehatan #perairan #hut #prajurit #teluk jakarta #praka #tni #marinir #amfibi #penghargaan #pertunjukan #perawatan #terjun payung