Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Hari Keuangan Nasional 30 Oktober: Mengapa Kita Perlu Merayakannya?

Dianisa Damayanti • Kamis, 30 Oktober 2025 | 16:52 WIB

Uang pecahan sepuluh rupiah yang pertama kali diterbitkan pada 30 Oktober 1946.
Uang pecahan sepuluh rupiah yang pertama kali diterbitkan pada 30 Oktober 1946.

RadarBuleleng.id - Tanggal 30 Oktober setiap tahunnya memiliki makna mendalam bagi perjalanan bangsa Indonesia.

Pada hari inilah, Indonesia untuk pertama kalinya menegaskan kedaulatan ekonominya melalui penerbitan Oeang Republik Indonesia (ORI) pada tahun 1946.

Peristiwa ini menjadi titik balik penting setelah proklamasi kemerdekaan, ketika bangsa Indonesia berusaha melepaskan diri dari bayang-bayang penjajahan, termasuk dalam urusan moneter.

Hari Keuangan Nasional yang juga dikenal sebagai Hari Oeang Republik Indonesia (HORI) bukan sekadar momentum seremonial.

Peringatan ini menjadi pengingat akan perjuangan bangsa dalam membangun sistem keuangan yang mandiri dan berdaulat.

Ketika itu, pemerintah Indonesia menghadapi tantangan besar dengan masih beredarnya tiga jenis mata uang yaitu; De Javasche Bank, Gulden Hindia Belanda, dan uang pendudukan Jepang.

Penerbitan ORI menjadi langkah nyata untuk menegaskan bahwa bangsa ini memiliki otoritas penuh atas keuangannya sendiri. Kini, 79 tahun kemudian, semangat yang sama tetap relevan.

Kementerian Keuangan setiap tahun memperingati momen ini untuk menanamkan nilai integritas, akuntabilitas, dan semangat pelayanan publik.

Tahun 2025, peringatan Hari Keuangan Nasional mengusung tema “Kemenkeu Satu Kawal Asta Cita”, yang menggambarkan komitmen pemerintah dalam mengawal delapan agenda pembangunan nasional.

Namun, di balik makna institusionalnya, Hari Keuangan Nasional juga menyentuh aspek kehidupan masyarakat sehari-hari.

Dalam era digital saat ini, keuangan tidak hanya berbicara tentang uang fisik, tetapi juga tentang literasi keuangan, transaksi digital, dan pengelolaan keuangan yang bijak.

Peringatan setiap 30 Oktober menjadi kesempatan untuk menghargai perjalanan ekonomi Indonesia dari ORI hingga era Rupiah digital dan QRIS.

Dari masa ke masa, semangatnya tetap sama yaitu menjaga kedaulatan dan kemandirian ekonomi bangsa.

Hari Keuangan Nasional bukan hanya milik Kementerian Keuangan, tetapi milik seluruh rakyat Indonesia yang terus berjuang membangun masa depan finansial yang sehat dan berkeadilan. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#ori #30 oktober #rupiah #uang #qris #bank #digital #belanda #gulden nedherlandsch indie #keuangan