Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Kecam Aksi 'Penciuman Anak', Menag Perintahkan Pengawasan Ketat Pesantren Demi Lindungi Santri

Acep Tomi Rianto • Jumat, 14 November 2025 | 02:28 WIB
Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar menyatakan tidak ada toleransi bagi pendakwah yang mencium anak.
Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar menyatakan tidak ada toleransi bagi pendakwah yang mencium anak.

RadarBuleleng.id - Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar menegaskan bahwa Kementerian Agama tidak akan menoleransi segala bentuk kekerasan dan pelecehan, baik fisik, verbal, maupun seksual, terutama yang melibatkan anak-anak.

Pernyataan itu mencuat menyusul viralnya kasus seorang pendakwah yang kedapatan mencium anak-anak di hadapan publik.

Pernyataan tegas ini disampaikan Menag setelah menanggapi viralnya foto dan video pendakwah Mohammad Elham Yahya Luqman atau yang dikenal sebagai Gus Elham yang mencium anak-anak perempuan di atas panggung.

Aksi tersebut menuai kecaman luas dari masyarakat dan dinilai tidak pantas dilakukan oleh seorang pemuka agama.

Menag Nasaruddin Umar secara khusus memberikan pesan menohok terkait kasus ini, menegaskan bahwa tindakan tersebut sangat bertentangan dengan moralitas.

"Saya tidak hanya sebagai Menteri Agama, tapi sebagai seorang manusia juga menyatakan semua yang bertentangan dengan moralitas itu harus menjadi musuh bersama," ucapnya.

Ia juga menambahkan bahwa Kemenag telah mengambil langkah konkret untuk mencegah terulang kembali kasus serupa di lembaga pendidikan agama.

"Kami sudah membentuk satuan pembinaan Pondok Pesantren, yang mana pimpinan pondok pesantren berkolaborasi untuk mengawasi dan mengeliminasi penyimpangan apapun yang terjadi di pondok pesantren,” ucapnya.

Senada dengan Menag, Wakil Menteri Agama (Wamenag) Romo Muhammad Syafi'i juga menyatakan bahwa perilaku yang dipertontonkan oleh Gus Elham adalah tindakan yang tidak pantas, apalagi dilakukan oleh sosok yang seharusnya menjadi teladan.

Wamenag juga menekankan bahwa pengawasan harus ditingkatkan untuk memastikan hal serupa tidak terulang, bahkan terhadap yang bersangkutan harus ada upaya untuk mengembalikan kepada posisinya, jika tidak mengulangi perbuatannya.

Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) juga turut memberikan kritik keras, menilai tindakan Gus Elham telah menodai nilai-nilai dakwah karena seorang ulama atau pendakwah seharusnya menjadi guru yang digugu (didengar) dan ditiru (ditiru perbuatannya).

Menanggapi kecaman publik, Gus Elham sendiri telah menyampaikan permintaan maaf atas tindakannya tersebut dan berkomitmen untuk menjadikan peristiwa ini sebagai pelajaran berharga. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#pondok pesantren #Gus Elham #menteri agama #pendakwah #kekerasan #pelecehan #Mohammad Elham Yahya Luqman #kemenag #kementerian agama #nasaruddin umar