Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Sambut Lonjakan Penumpang, Pemerintah Tambah Perjalanan Kereta dan Kapal Selama Nataru 2026

Dianisa Damayanti • Kamis, 27 November 2025 | 19:19 WIB
Suasana antrean penumpang di peron stasiun jelang keberangkatan kereta.
Suasana antrean penumpang di peron stasiun jelang keberangkatan kereta.

RadarBuleleng.id - Pemerintah menambah jumlah perjalanan kereta api dan kapal laut untuk mengantisipasi lonjakan mobilitas masyarakat selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru 2026).

Kebijakan ini dilakukan bersamaan dengan program diskon tiket transportasi yang telah diumumkan untuk pesawat, kereta api, kapal laut, dan penyeberangan.

Penambahan perjalanan dilakukan melalui koordinasi antara Kementerian Perhubungan, Kementerian Keuangan, Badan Pengelola BUMN, serta BPI Danantara sebagaimana tertuang dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) yang ditetapkan pada 28 Oktober 2025.

Pemerintah menyebut langkah ini diperlukan karena minat masyarakat untuk bepergian pada akhir tahun diperkirakan meningkat signifikan.

Untuk moda kereta api, pemerintah menyiapkan 156 perjalanan reguler serta 26 perjalanan tambahan, terutama untuk rute Jawa dan Sumatera.

Penumpang juga dapat memanfaatkan diskon hingga 30 persen untuk kelas ekonomi yang berlaku selama periode libur panjang.

Program diskon dapat diperoleh melalui pembelian tiket mulai 21 November 2025, untuk perjalanan mulai 22 Desember 2025 hingga 10 Januari 2026.

Sementara itu, moda transportasi laut juga mendapat penambahan armada dan perjalanan.

Pemerintah menargetkan program diskon tiket kapal laut menjangkau sedikitnya 405.881 penumpang kelas ekonomi.

Besaran potongan harga mencapai sekitar 20 persen dari tarif dasar, atau 16–18 persen dari tarif normal. Diskon ini berlaku untuk periode perjalanan 17 Desember 2025 hingga 10 Januari 2026.

Untuk layanan penyeberangan, sejumlah rute strategis seperti Merak–Bakauheni, Ketapang–Gilimanuk, Padangbai–Lembar, Kayangan–Pototano, Sape–Labuan Bajo, Tanjung Uban–Telaga Punggur, serta Ajibata–Ambarita juga mendapatkan potongan tarif rata-rata 19 persen.

Penambahan frekuensi kapal dilakukan pada jam-jam sibuk untuk memastikan arus penumpang berjalan lancar.

Pemerintah menegaskan bahwa program diskon dan penambahan perjalanan tidak akan mengurangi standar keselamatan.

Sebelumnya, pemerintah menyatakan bahwa seluruh operator transportasi diwajibkan menjaga mutu pelayanan selama masa puncak perjalanan.

Kebijakan ini sekaligus diharapkan mendorong pemerataan mobilitas masyarakat serta mendukung aktivitas ekonomi di berbagai daerah.

Penyediaan diskon lintas moda dianggap sebagai langkah strategis untuk meringankan biaya perjalanan masyarakat.

Tiket pesawat, misalnya, mendapatkan potongan sekitar 13–14 persen dan menyasar setidaknya 3,59 juta penumpang.

Dengan penambahan perjalanan di moda kereta dan kapal laut, pemerintah berharap kapasitas angkut dapat memenuhi kebutuhan selama periode libur akhir tahun.

Kebijakan ini juga dirancang agar masyarakat memiliki lebih banyak pilihan moda transportasi, terutama pada rute-rute yang diprediksi mengalami kepadatan tinggi.

Pemerintah mendorong masyarakat memesan tiket lebih awal untuk memperoleh harga promo serta memastikan ketersediaan kursi.

Dengan kombinasi diskon dan penambahan armada, pemerintah menargetkan libur Nataru 2026 dapat berjalan aman, lancar, serta memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang melakukan perjalanan jarak jauh maupun pendek.

Jika dibutuhkan, pemerintah menyatakan siap menambah perjalanan tambahan sesuai perkembangan arus penumpang di lapangan. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#tahun baru #libur #diskon #pesawat #natal #tiket #bumn #kereta api #transportasi #armada #nataru #kapal laut