Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Driver Ojol Ditusuk OTK saat Istirahat. Polisi Kejar Pelaku

Acep Tomi Rianto • Jumat, 17 Oktober 2025 | 23:36 WIB
ilustrasi penusukan
ilustrasi penusukan

RadarBuleleng.id - Seorang pengemudi ojek online (ojol) berinisial S, 48, menjadi korban penusukan oleh Orang Tak Dikenal (OTK) di kawasan Radio Dalam, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Peristiwa tragis tersebut terjadi pada Senin (13/10/2025) sekitar pukul 09.30 WIB dan sempat viral di media sosial.

Menurut keterangan Novi, 37, adik korban, penusukan terjadi saat korban sedang beristirahat, mematikan aplikasi, dan tidak menerima orderan apa pun, termasuk orderan offline.

Korban, sempat mengeluh pusing karena memiliki riwayat vertigo. Ia pun memilih beristirahat di lokasi kejadian.

Tiba-tiba, seorang OTK datang dan merangkulnya dari sebelah kanan. Pelaku sempat menyapa korban dengan memanggil, "Bang," sebelum tiba-tiba langsung melakukan penusukan.

Korban sempat berusaha menangkis pisau tersebut, namun hanya menghasilkan luka gores di dada.

Sayangnya, pelaku kemudian mengalihkan serangan dan menusuk bagian perut bawah korban.

Setelah melancarkan aksinya, OTK tersebut langsung melarikan diri. Korban sempat berusaha mengejar, namun terjatuh karena merasa pusing dan baru merasakan sakit yang parah di perutnya saat dievakuasi ke rumah sakit.

Narasi awal yang beredar di media sosial menyebutkan bahwa korban dibegal oleh pelanggannya sendiri. Namun, pihak keluarga membantah keras dugaan tersebut.

"Jadi bukan dibegal. Dia lagi pure istirahat saja. Aplikasinya dimatiin, dia juga enggak nerima orderan offline," tegas Novi.

Kanit Reskrim Polsek Kebayoran Baru, Kompol Suparmin, menyebut motif penusukan masih misterius dan tidak mengarah ke tindak pidana begal. Alasannya, tidak ada barang berharga milik korban yang diambil oleh pelaku.

"Motifnya kami juga masih dalami, karena barang korban juga enggak ada yang diambil," ujar Kompol Suparmin.

Akibat luka tusuk yang cukup dalam di bagian perut, korban langsung menjalani operasi dan kini masih dalam masa pemulihan intensif di Rumah Sakit Muhammadiyah, Taman Puring.

Polisi memperkirakan korban baru bisa dimintai keterangan secara intens sekitar satu minggu ke depan, menunggu kondisinya stabil.

Dari pemeriksaan awal, korban mengaku tidak memiliki musuh atau perselisihan pribadi yang dapat memicu serangan tersebut.

Penyelidikan polisi juga menemui kendala karena di sekitar Tempat Kejadian Perkara (TKP) tidak ditemukan rekaman CCTV yang merekam aksi penusukan.

Selain itu, lokasi korban ditemukan jatuh dan ditolong berbeda dengan tempat kejadian penusukan. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#korban #polsek #ojek online #otk #ojol #Reskrim #orderan #jakarta #vertigo #pengemudi #penusukan #melarikan diri #aplikasi