Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Turut Berduka! Balita 3 Tahun di Kebumen Jawa Tengah, Tewas Tenggelam di Kolam Penampungan Air

Acep Tomi Rianto • Rabu, 3 Desember 2025 - 17:35 WIB

OLAH TKP: Seorang bocah berusia tiga tahun di Desa Pakuran ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam di kolam penampungan air, Senin (1/12/2025) siang.
OLAH TKP: Seorang bocah berusia tiga tahun di Desa Pakuran ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam di kolam penampungan air, Senin (1/12/2025) siang.

RadarBuleleng.id - Sebuah peristiwa memilukan terjadi di Desa Pakuran, Kecamatan Sruweng, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, pada Senin (1/12/2025).

Seorang balita berusia 3 tahun bernama Muhammad Nur Alby ditemukan tak bernyawa setelah tenggelam di kolam penampungan air yang berada di depan rumahnya.

Peristiwa naas tersebut diperkirakan terjadi pada Senin pagi. Berdasarkan keterangan saksi, korban sempat terlihat bermain di tepi kolam yang berlokasi persis di depan rumahnya.

Kolam tersebut diketahui merupakan kolam penampungan air dengan ukuran sekitar 15 meter dan kedalaman air mencapai 120 sentimeter.

Saksi mata, Jumanudin, yang juga merupakan warga setempat, terkejut saat hendak bersiap menunaikan salat Dzuhur. Ia melihat korban sudah berada di dalam kolam dalam posisi telungkup dan tidak bergerak.

Saksi kemudian segera memanggil kakek korban, Miskanudin, dan bersama warga melakukan upaya evakuasi. Sayangnya, saat tubuh mungil korban diangkat, ia sudah dalam kondisi tidak bernyawa.

Polsek Sruweng bersama tim Inafis Polres Kebumen segera mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Hasil pemeriksaan menunjukkan korban murni meninggal dunia akibat tenggelam dan tidak ditemukan adanya unsur kekerasan.

Wakapolres Kebumen, Kompol Faris Budiman, membenarkan kejadian tersebut dan menduga korban terjatuh ke dalam kolam karena luput dari pengawasan.

"Kemungkinan kurang pengawasan, sehingga anak jatuh ke dalam kolam. Saat ditemukan, korban sudah meninggal dunia," ucap Kompol Faris Budiman.

Hasil pemeriksaan medis dari Puskesmas Sruweng juga menguatkan temuan awal kepolisian.

"Hasil pemeriksaan medis Puskesmas Sruweng menguatkan temuan awal saat petugas berada di lokasi. Tidak ada luka yang mengarah pada unsur penganiayaan," kata Kompol Faris.

Pihak keluarga telah menerima musibah ini sebagai takdir dan menolak untuk dilakukan proses otopsi. Jenazah korban pun segera diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.

Kompol Faris Budiman menghimbau seluruh masyarakat, khususnya para orang tua, untuk meningkatkan kewaspadaan dan pengawasan secara maksimal terhadap anak-anak.

"Pengawasan orang tua menjadi hal penting untuk mencegah insiden serupa, terutama terhadap anak-anak yang bermain di sekitar kolam atau area berair lainnya," demikian Faris. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#jawa tengah #kolam #tkp #balita #air #saksi #Polres Kebumen #tenggelam #kebumen