Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Jembatan Hanyut Diterjang Banjir, Guru di Aceh Tengah Pertaruhkan Nyawa Seberangi Sungai Demi Hari Pertama Sekolah

Rizki Maulizar • Rabu, 7 Januari 2026 | 06:35 WIB

 

JEMBATAN DARURAT: Salah satu cuplikan video seorang guru di Aceh menyeberangi jembatan darurat demi bisa mengajar.
JEMBATAN DARURAT: Salah satu cuplikan video seorang guru di Aceh menyeberangi jembatan darurat demi bisa mengajar.

RadarBuleleng.id – Hari pertama sekolah tahun ajaran 2026 menjadi momen penuh risiko bagi sejumlah guru di wilayah pedalaman Aceh Tengah.

Akses jalan yang terputus akibat banjir memaksa para pendidik menyeberangi sungai dengan cara bergantung pada seutas tali sling, setelah jembatan utama hanyut diterjang arus deras.

Kondisi ini terekam dalam sebuah video yang diunggah Mita, salah satu guru di Kecamatan Ketol, Aceh Tengah.

Dalam video tersebut, terlihat Mita mempertaruhkan nyawanya menyeberangi sungai hanya dengan bantuan tali seling yang dibentangkan di atas aliran air deras.

Situasi tersebut terjadi di tengah upaya pemulihan sektor pendidikan pascabencana hidrometeorologi yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera pada akhir 2025.

Meski pemerintah telah menyiapkan sekolah darurat dan tenda untuk kegiatan belajar mengajar (KBM), persoalan akses menuju lokasi sekolah masih menjadi tantangan serius bagi para guru.

“Jembatan permanen kami sudah hilang terbawa arus bulan lalu. Pilihannya hanya naik tali seling ini atau memutar bukit selama tiga jam,” ujar Mita.

Ia mengaku tetap memilih jalur berbahaya tersebut demi memenuhi tanggung jawab sebagai pendidik, terutama di hari pertama sekolah yang dinantikan para siswa.

“Hari ini hari pertama sekolah, saya tidak ingin mengecewakan anak-anak yang sudah semangat datang meski tanpa seragam lengkap,” lanjutnya.

Berdasarkan data awal tahun 2026, lebih dari 3.000 fasilitas pendidikan di wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat dilaporkan mengalami kerusakan akibat banjir.

Di Aceh Tengah, sejumlah sekolah masih dalam tahap pembersihan lumpur dengan bantuan personel TNI.

Akibatnya, sebagian siswa terpaksa mengikuti kegiatan belajar mengajar di teras rumah guru maupun bangunan darurat sambil menunggu kondisi sekolah benar-benar pulih. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#belajar #guru #pendidik #jembatan #tali sling #jalan #aceh tengah #video #pendidikan #tahun ajaran #sekolah #siswa