RadarBuleleng.id - Memasuki awal kegiatan belajar mengajar Januari 2026, ratusan siswa kurang mampu di Kabupaten Simeulue, Aceh, mendapat bantuan perlengkapan sekolah.
Paket bantuan pendidikan yang dibagikan meliputi tas sekolah, buku tulis, penggaris, peraut, kotak pensil, pensil, pulpen, serta perlengkapan belajar lainnya.
Bantuan tersebut ditujukan untuk membantu siswa kembali bersekolah dengan perlengkapan yang memadai di awal semester.
Adapun bantuan menyasar para siswa yang masih mengalami keterbatasan ekonomi untuk membeli perlengkapan sekolah secara mandiri.
Wakil Ketua Pemuda Muhammadiyah Simeulue, Fajri Sahmin mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap anak-anak sekolah dari keluarga kurang mampu.
Ia menyebutkan, kondisi ekonomi masyarakat yang belum sepenuhnya pulih menjadi alasan kegiatan ini digelar.
“Situasi ekonomi masyarakat saat ini belum sepenuhnya membaik. Kami berharap bantuan sederhana ini bisa bermanfaat dan membantu adik-adik untuk tetap semangat bersekolah,” ujarnya.
Menurut Fajri, Pemuda Muhammadiyah selama ini berupaya terlibat aktif dalam kegiatan sosial dan pendidikan sebagai bagian dari tanggung jawab organisasi.
Program bantuan pendidikan ini disebut tidak hanya bersifat bantuan fisik, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun semangat belajar dan kemandirian generasi muda.
Salah satu siswa penerima bantuan, Ridho, mengaku bersyukur atas bantuan yang diterimanya.
Ia mengatakan perlengkapan sekolah tersebut sangat membantunya untuk kembali mengikuti kegiatan belajar.
“Bantuan tas, buku, dan alat tulis ini sangat berarti bagi saya dan membuat saya lebih semangat berangkat sekolah,” ucapnya. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya