Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Wow! Pemprov Kaltim Siapkan Anggaran Rp 450 Juta untuk Cuci Baju Gubernur? Ini Penjelasan Pemprov

Eka Prasetya • Selasa, 5 Mei 2026 | 17:34 WIB
ilustrasi laundry pakaian. (magnific)
ilustrasi laundry pakaian. (magnific)

 

RadarBuleleng.id - Alokasi anggaran Rp 450 juta untuk jasa pencucian pakaian kepala daerah di Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menjadi sorotan publik. 

Angka tersebut memicu perhatian karena disebut-sebut digunakan untuk mencuci pakaian gubernur.

Namun, Pemprov Kaltim membantah anggapan tersebut. Plt. Kepala Biro Umum Setda Kaltim, Astri Intan Nirwany, menegaskan istilah dalam dokumen anggaran tidak sepenuhnya mencerminkan penggunaan sebenarnya.

"Kalau di RUP memang tertulis pencucian pakaian kepala daerah. Tapi sebenarnya itu untuk kebutuhan rumah tangga di rumah jabatan, bukan hanya pakaian gubernur," ujarnya, Selasa (5/5/2026).

Ia menjelaskan, anggaran tersebut digunakan untuk mendukung operasional di kompleks rumah jabatan gubernur, termasuk enam gedung yang aktif dipakai. 

Kebutuhan pencucian tidak hanya pakaian, tetapi juga berbagai perlengkapan seperti karpet, gorden, sprei, bed cover, hingga taplak meja.

Tingginya anggaran disebut sejalan dengan meningkatnya aktivitas di lingkungan rumah jabatan. 

Saat ini, banyak kegiatan pemerintahan—mulai dari acara kedinasan, sosial, hingga keagamaan—digelar di fasilitas milik pemerintah daerah, bukan lagi di hotel.

"Sekarang banyak kegiatan seremonial, kedinasan, sosial, sampai keagamaan dilaksanakan di rumah jabatan. Tamu juga sangat banyak, dan kami tidak memungut biaya operasional dari masyarakat," jelasnya.

Selain itu, rumah jabatan juga dilengkapi fasilitas penginapan berupa guest house dengan puluhan kamar yang kerap digunakan untuk menjamu tamu penting, termasuk pejabat pusat hingga menteri. 

Kondisi tersebut membuat kebutuhan pencucian, terutama untuk sprei dan perlengkapan kamar, menjadi rutin.

Meski begitu, Astri menegaskan angka Rp 450 juta masih sebatas pagu anggaran tahunan, bukan nilai pasti yang akan dihabiskan. Realisasi penggunaan akan disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan dan kebijakan efisiensi.

"Potensinya memang segitu, tapi ini masih bisa dikaji lagi. Penggunaannya juga berdasarkan kebutuhan kegiatan, bukan paket lelang tetap," pungkasnya. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

 

Editor : Eka Prasetya
#gubernur #kalimantan timur #pakaian #anggaran