SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Atlet panjat tebing asal Buleleng, Desak Made Rita Kusuma Dewi belum berhasil membawa pulang medali dari kompetisi Olimpiade Paris 2024.
Desak Rita kalah tipis dari atlet panjat tebing asal Tiongkok, dalam kompetisi perempat final yang digelar di Lapangan Panjat Tebing, Le Bourget Climbing Venue, Paris.
Dalam kompetisi tersebut, Desak Rita harus mengakui keunggulan pesaingnya, Lijuan Deng.
Selisih waktu mereka berdua bahkan amat sangat tipis. Lijuan Deng mencatat waktu 6.363 detik, sementara Desak Rita mencatat waktu 6.369 detik. Hanya selisih 0.006 detik.
Kendati Desak Rita gagal melaju ke babak semifinal, KONI Buleleng mengaku tetap bangga dengan pencapaian Desak Rita.
Ketua Umum KONI Buleleng, Ketut Wiratmaja mengatakan, prestasi yang dicapai oleh Desak Rita sudah melampaui harapan.
“Bagi kami, Desak Rita bisa berkompetisi di Olimpiade Paris itu sudah prestasi yang luar biasa,” kata Wiratmaja, Rabu (7/8/2024).
Menurutnya, Desak Rita menjadi atlet asal Buleleng pertama yang berhasil berkompetisi pada ajang Olimpiade.
“Pencapaian itu tentu saja menginspirasi seluruh atlet di Buleleng. Kami harap ada atlet-atlet lain yang mengikuti kerja keras Desak rita,” kata Wiratmaja.
Lebih lanjut dijelaskan, Desak Rita masih memiliki peluang lain dalam kompetisi-kompetisi lain. Baik di tingkat nasional, regional, maupun internasional.
“Mudah-mudahan dalam 4 tahun mendatang, Desak bisa lolos lagi di ajang olimpiade,” harapnya. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya