GIANYAR, radarbuleleng.id– Bali United kembali melakoni pekan kelima Liga 1 2024/2025 dengan menghadapi tamunya, PSS Sleman sore nanti pukul 16.30 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar.
Pertandingan pun diprediksi bakal berjalan seru karena kedua tim sama-sama meraih hasil imbang di laga sebelumnya.
Pelatih United, Stefano “Teco” Cugurra menyebut, timnya sudah melakukan evaluasi penuh pasca ditahan imbang dengan skor kaca mata atau 0-0 saat melawan Arema sebelumnya.
Salah satu yang menjadi fokusnya adalah penyelesaian akhir para pemain ketika mendapatkan peluang untuk mencetak gol.
”Dalam latihan, kami fokus latihan taktik dan evaluasi pertandingan terakhir, yakni finisihing buat kami bisa memiliki finishing yang lebih baik. Mudah-mudahan kami bisa cetak gol dan bisa menang,” ujarnya kemarin.
Penyelesaian akhir memang menjadi persoalan Bali United. Laga melawan Arema FC sebelumnya pun menjadi tolok ukur di mana para pemain kurang tenang saat mencetak gol.
”Pertandingan kemarin kami banyak punya peluang. Kami harus lebih tenang dan akurat untuk bisa cetak gol. Kami sudah latih teknik untuk pemain untuk itu (finishing),” ujarnya.
Salah satu yang menjadi sorotan tentunya adalah stiker Bali United, Everton Nascimento yang sejak bergabung dalam Bali United musim ini, belum juga mencetak gol.
Bahkan, Ia selalu menjadi pilihan utama baik ketika mengikuti ajang pra musim di Piala Presiden hingga pekan kelima ini.
Everton sendiri dipastikan akan kembali menjadi starter dalam laga melawan PSS Sleman sore nanti. Ia pun menyebut jika para pemain dalam kondisi prima untuk menghadapi pertandingan ini dan bersiap untuk memetic hasil positif di kandang sendiri.
”Kondisi kami dari pemain sangat baik dan seperti yang Coach (Teco) sampaikan bila kami sudah memperbaiki beberapa hal yang kurang dari pertandingan sebelumnya. Kami ingin meraih hasil terbaik pada laga kali ini dan menjadi yang terbaik dibandingkan pertandingan sebelumnya,” terang Everton
Di sisi lain, Pelatih PSS Sleman, Wagner Lopez mengaku sudah mempersiapkan strategi khusus untuk meredam serangan pemain Bali United.
Salah satunya adalah mematikan para winger Bali United yang dianggapnya menjadi ancaman yang berbahaya bagi pasukannya nanti sore.
”Bali memiliki permainan transisi yang begitu cepat. Salah satunya dari Winger kiri dari Bali. Dalam duel, mereka juga kuat sekali. Kami harus bermain hati-hati dan mengambil kesempatan yang kami punya agar bisa mendapatkan hasil yang terbaik,” sebut Wagner. ***
Editor : Donny Tabelak