SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Kontingen Buleleng akhirnya pecah telur. Atlet Buleleng akhirnya berhasil meraih sekeping medali emas pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali 2025.
Sejak sejumlah cabor mulai bertanding pada Kamis (28/8/2025) lalu, Kontingen Buleleng tak kunjung berhasil meraih medali emas.
Hingga Rabu (2/9/2025), Buleleng masih terbenam di papan bawah klasemen perolehan medali dengan koleksi tiga medali perak dan tiga medali perunggu.
Medali emas perdana akhirnya diraih lewat cabang olahraga (cabor) woodball yang berlomba di Lapangan Kapten Japa, Kesiman, Denpasar, Rabu (3/9/2025) pagi.
Nomor beregu stroke putra yang dikomandoi Gede Riska Sanjaya berhasil mempersembahkan medali emas pertama bagi Buleleng.
Meski sempat terseok di babak awal, mereka berhasil merebut podium tertinggi pada nomor perlombaan tersebut.
Pada ronde pertama, regu woodball Buleleng harus berada di posisi ketiga. Namun, berkat kekompakan dan kerja sama solid enam atlet—Danang, Ardiada, Riska Sanjaya, Gusti Mulyadi, Gede Mapet, dan Dayfun—tim ini berhasil bangkit di round kedua (final) hingga membalikkan keadaan dan meraih emas.
Ketua Indonesia Woodball Association (IWbA) Buleleng, Sang Made Fernanda Iragraha, mengaku bangga dengan penampilan anak asuhnya.
Ia menegaskan, tambahan medali emas bagi Buleleng dari cabor woodball masih terbuka lebar.
“Masih ada empat nomor yang masuk final, yakni single stroke putra (peringkat sementara 1 dan 6), single stroke putri (peringkat 2 dan 3), serta double stroke putra dan double stroke putri yang segera bertanding. Kami optimistis atlet Buleleng bisa kembali mendulang emas,” jelas Fernanda.
Fernanda menambahkan, kekompakan tim menjadi kunci kebangkitan di partai final.
“Saya bangga, anak-anak sudah bermain maksimal. Semangat juang mereka luar biasa. Target kami tetap mempertahankan gelar juara umum seperti Porprov 2022 lalu,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua KONI Buleleng, Ketut Wiratmaja, yang hadir langsung menyaksikan laga, menyambut gembira emas perdana ini.
Ia berharap capaian tersebut bisa menjadi pemicu semangat cabor lain untuk ikut menyumbang medali emas bagi kontingen Buleleng.
“Astungkara, semesta memberikan jalan. Tepat di hari ketujuh sejak Porprov dibuka 28 Agustus, woodball berhasil pecah telur dengan mempersembahkan emas pertama. Semoga ini menjadi pelecut semangat agar Buleleng bisa meraih emas sebanyak-banyaknya,” ujarnya.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya