Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Liverpool vs Manchester United: Momen Krusial The Reds Akhiri Kekalahan, Kutukan Anfield Menanti MU

Acep Tomi Rianto • Minggu, 19 Oktober 2025 | 18:35 WIB

Manchester united akan menghadapi Liverpool pada Minggu malam, 19 Oktober 2025 dalam lanjutan premier league 2025.
Manchester united akan menghadapi Liverpool pada Minggu malam, 19 Oktober 2025 dalam lanjutan premier league 2025.

RadarBuleleng.id - Laga paling ditunggu di Premier League kembali tersaji akhir pekan ini.

Liverpool akan menjamu rival abadi mereka, Manchester United, dalam North-West Derby yang kini kental dengan nuansa manajerial baru.

Di kursi panas, Arne Slot (Liverpool) dan Ruben Amorim (Manchester United) akan beradu taktik untuk pertama kalinya dalam rivalitas klasik ini.

Sorotan tajam mengarah ke kubu The Reds. Liverpool, yang menyandang status juara bertahan, memasuki pertandingan ini dalam kondisi genting setelah menelan tiga kekalahan beruntun di semua kompetisi.

Kekalahan dari Crystal Palace, Galatasaray, dan Chelsea membuat mereka harus rela turun ke posisi kedua klasemen, di bawah Arsenal.

Laga melawan MU di Anfield menjadi momen krusial untuk membuktikan bahwa kemerosotan ini hanyalah masalah adaptasi di bawah Slot, bukan indikasi penurunan performa jangka panjang.

Di sisi lain, Manchester United di bawah arahan Ruben Amorim tampil dengan performa yang belum stabil.

Mereka berada di posisi ke 10 klasemen sementara, namun menunjukkan sedikit perbaikan dengan meraih dua kemenangan dalam tiga laga terakhir.

Konsistensi menjadi pekerjaan rumah utama Amorim, dan kemenangan di Anfield akan menjadi validasi terbesar atas proyek yang sedang ia bangun.

Pertandingan ini juga akan menjadi panggung adu ketajaman antara dua rekrutan striker muda yang didatangkan masing-masing klub pada bursa transfer 2025.

Hugo Ekitike (Liverpool), striker muda Prancis yang didatangkan dari Eintracht Frankfurt, telah menunjukkan performa menjanjikan di awal musim.

Ia menjadi andalan Slot di lini depan, bahkan sempat membuktikan kualitasnya dengan mencetak tiga gol sejauh ini di Premier League 2025/2026.

Di kubu lawan, Manchester United menaruh harapan besar pada striker Slovenia, Benjamin Sesko, yang diboyong dari RB Leipzig.

Sesko, yang diposisikan sebagai penyerang tunggal dalam formasi 3-4-2-1 Amorim, memiliki kecepatan dan fisik yang mematikan.

Namun, ia masih berjuang untuk konsistensi, mencatatkan dua gol di Premier League.

Selain duel striker, laga ini juga akan menampilkan trio penyerang baru Liverpool, yakni Mohamed Salah, Cody Gakpo, dan sang bintang anyar Florian Wirtz.

Kreativitas Wirtz dan Gakpo akan berupaya memecah tembok pertahanan tiga bek Man United yang dikomandoi oleh Matthijs de Ligt.

Secara statistik dan rekor pertemuan, Anfield menjadi benteng yang angker bagi Manchester United.

The Red Devils belum pernah meraih kemenangan beruntun di bawah Amorim di Premier League dan memiliki rekor tandang yang buruk di markas Liverpool dalam beberapa tahun terakhir.

Liverpool tidak terkalahkan dalam delapan pertemuan kandang terakhir melawan MU di Premier League.

Dalam lima laga kandang terbaru melawan MU, Liverpool selalu berhasil mencatatkan clean sheet (gawang tidak kebobolan).

Keuntungan bermain di depan Kopites sejati, yang selalu memberi tekanan fantastis, akan menjadi modal besar bagi Liverpool untuk menghentikan tren kekalahan mereka.

Sebaliknya, MU harus mengatasi "kutukan Anfield" dan membuktikan bahwa mereka dapat tampil solid di bawah tekanan. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#Derby #kekalahan #The Reds #striker #anfield #premier league #liverpool #arsenal #manchester united #mu #chelsea #pertandingan