RadarBuleleng.id - Hasil imbang Sumsel United yang bertandang ke PSPS Pekanbaru gagal dimanfaatkan oleh PSMS Medan.
Ayam Kinantan, julukan PSMS, malah ikutan seri dengan skor 1-1 saat bertandang ke Adhyaksa FC, Sabtu (18/10/2025) malam.
Seandainya PSMS bisa menang, maka poinnya akan melampaui Sumsel United dan menjadikannya peringkat dua klasemen sementara Grup 1 Liga 2 Pegadaian Championship 2025-2026.
Sejatinya hal itu berjalan mulus di menit-menit awal. Bermain di Stadion Banten International Stadium (BIS), PSMS sudah unggul lebih dulu lewat gol Felipe Cadenazzi pada menit ke-9.
Sayangnya, sang pencetak gol malah kena kartu merah pada menit ke-30.
Cadenazzi diganjar kartu kuning kedua setelah sebelumnya mendapat kartu kuning saat melakukan selebrasi buka baju.
Usai bermain dengan 10 orang, Adhyaksa semakin gencar menekan PSMS yang hanya mengandalkan serangan balik.
Adhyaksa FC pun akhirnya berhasil menyamakan skor di menit terakhir injury time lewat tandukan Makan Konate. Skor 1-1 menjadi hasil akhir laga.
Asisten Pelatih PSMS Medan, Welliansyah, yang mewakili Pelatih Kas Hartadi dalam sesi wawancara usai pertandingan, mengapresiasi perjuangan anak asuhnya.
“Itulah sepakbola, kita kecolongan di akhir dan ini menjadi evaluasi kita ke depannya,” ujar Welliansyah.
Bek PSMS Medan, Erwin Gutawa, juga menyampaikan rasa bangganya terhadap semangat tim meski hasil belum maksimal.
“Tapi karena rezeki belum bisa ambil tiga poin, Alhamdulillah masih bisa dapat satu poin," katanya.
Hasil imbang ini membuat PSMS mengoleksi 9 poin dari enam laga, kalah satu poin dari Sumsel United yang main beberapa jam sebelumnya.
Pemuncak klasemen sementara Grup 1 masih dihuni Garudayaksa dengan 14 poin, sedangkan Adhyaksa di posisi 4 dengan 9 poin tapi kalah selisih gol dari PSMS. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya