SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali 2027 memang masih jauh.
Tak mau terburu-buru, Persatuan Binaraga dan Fitnes Indonesia (PBFI) Buleleng mulai tancap gas menyusun strategi menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali 2027.
Event dua tahunan itu akan digelar di Buleleng yang dipercaya menjadi tuan rumah. Usai turun di Kejuaraan Dunia Binaraga dan Fitnes di Batam pekan lalu, evaluasi menyeluruh langsung dilakukan untuk memetakan kekuatan atlet sekaligus menentukan langkah pembinaan berikutnya.
Ketua Pengkab PBFI Buleleng, Made Widiasa Pasputra mengatakan, fokus utama kini adalah memberi keleluasaan kepada para atlet untuk menentukan kelas yang paling ideal sebelum ditetapkan sebagai kelas resmi menuju Porprov.
“Kami memberikan kesempatan kepada atlet untuk memilih kelas yang paling sesuai dengan kondisi terbaik mereka. Nanti setelah kelas itu ditetapkan, mereka wajib mempertanggungjawabkannya,” ujarnya.
Widiasa menambahkan, daftar atlet yang akan diturunkan belum diumumkan karena masih dalam proses finalisasi.
“Nama atlet masih digodok. Nantinya nama-nama itu akan kami serahkan ke KONI Buleleng,” katanya.
Mengantongi pengalaman tampil di Porprov 2025, PBFI Buleleng kini memasang target lebih tinggi. Yakni merebut gelar juara umum.
Optimisme itu muncul karena persaingan medali pada cabang binaraga dan fitnes cukup merata.
“Dari peringkat 1 sampai 4 di Porprov 2025, semuanya meraih dua medali emas. Yang membedakan hanya medali perak dan perunggu. Jadi sebagai ketua Pengkab, saya yakin kami bisa juara umum. Kalau diberikan full team, kami bisa meraih banyak emas di Porprov 2027,” tegasnya.
Ia menyebut peluang menuju gelar juara umum terbuka lebih lebar jika melihat capaian kontingen lain.
“Peringkat 1 dan 2 kemarin ikut lebih banyak kelas dibanding kami. Maka saya optimis bisa juara umum di Porprov 2027,” kata Widiasa.
Menuju Porprov mendatang, PBFI Buleleng memetakan sedikitnya 11 kelas potensial—delapan kelas binaraga dan tiga kelas fitnes. Jumlah atlet pun bertambah signifikan.
Bila pada Porprov 2025 hanya tujuh atlet diturunkan, kali ini empat atlet tambahan disiapkan untuk memperkuat skuad.
“Kami siapkan empat atlet binaan lagi. Harapan kami, dengan peningkatan prestasi kemarin, KONI Buleleng memberikan kuota maksimal. Yang penting atlet saya diberi kesempatan, dan soal prestasi di Porprov nanti saya yang bertanggung jawab,” ujarnya.
Secara historis, prestasi PBFI Buleleng terbilang konsisten. Pada Porprov 2015, mereka mengemas dua emas, satu perak, dan dua perunggu.
Di Porprov 2025, dua emas kembali diraih dengan peningkatan medali perak. “Apa yang kami janjikan ke KONI Buleleng sejauh ini bisa kami tepati,” tambah Widiasa.
Dengan modal sebagai tuan rumah, peningkatan jumlah atlet, serta pemetaan kelas yang lebih matang, PBFI Buleleng optimistis bisa meraih hasil terbaik dan menembus target juara umum binaraga dan fitnes pada Porprov Bali 2027. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya