SINGARAJA, RadarBuleleng.id – Upaya menjaring sekaligus membina bibit atlet taekwondo berprestasi terus digencarkan di Kabupaten Buleleng, Bali.
Salah satunya melalui Kejuaraan Taekwondo Buleleng Cup 2025 yang digelar Pengurus Kabupaten Taekwondo Indonesia (Pengkab TI) Buleleng.
Kejuaraan digelar di Aula Mahasabha Widya Dharma Yayasan Dana Punia, Singaraja, Minggu (21/12/2025).
Kejuaraan tingkat kabupaten ini diikuti 125 orang atlet pelajar dari berbagai sekolah di Buleleng.
Para peserta bersaing dalam tiga kategori usia, yakni SD, SMP, dan SMA/SMK sederajat, untuk memperebutkan medali sekaligus Piala Kejuaraan Taekwondo Buleleng Cup 2025.
Ketua TI Buleleng, Ida Bagus Gde Surya Bharata mengatakan, kejuaraan tersebut memiliki peran strategis sebagai sarana penjaringan atlet potensial sejak usia dini.
Baca Juga: Penutupan TPA Suwung Masih Menuai Pro-Kontra. DPRD Bali Dorong Pemerintah Siapkan Rencana Cadangan
Buleleng disebut memiliki sumber daya atlet yang besar, sehingga pembinaan perlu dilakukan secara berjenjang dan berkelanjutan.
“Kejuaraan ini menjadi peluang besar untuk menjaring atlet-atlet potensial. Buleleng sangat berpotensi. Terbukti, pada Porprov Bali 2025 cabang taekwondo mampu meraih dua medali emas, tujuh perak, dan satu perunggu, sekaligus menempatkan Buleleng sebagai juara umum tiga,” ujarnya.
Prestasi tersebut, lanjut Gus Surya, menjadi modal penting untuk meningkatkan kualitas pembinaan atlet ke depan.
Ia berharap pengurus cabang olahraga mampu menghadirkan program latihan yang semakin optimal agar atlet Buleleng mampu bersaing di level yang lebih tinggi.
“Di tingkat nasional, pada PON kemarin, taekwondo Buleleng juga mewakili Bali dan berhasil meraih medali perunggu. Ini tentu harus terus ditingkatkan,” imbuhnya.
Gus Surya menambahkan, Taekwondo Buleleng Cup 2025 juga menjadi ajang uji kemampuan bagi atlet yang selama ini rutin berlatih.
Dari kejuaraan ini, kualitas atlet dapat terukur sebagai bahan evaluasi menghadapi agenda kompetisi berikutnya, termasuk Pekan Olahraga Pelajar (Porjar) Bali pada tahun 2026.
“Harapannya, saat Porjar provinsi nanti, khususnya Buleleng bisa mempersembahkan lebih banyak medali emas,” katanya. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya