Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Buleleng Tidak Punya Lapangan Tembak, KONI Lirik Lahan Milik Pemprov Bali

Eka Prasetya • Minggu, 11 Januari 2026 | 17:31 WIB

 

LUMBUNG EMAS: Salah seorang atlet menembak Buleleng saat berkompetisi pada Porprov Bali 2025 lalu. Buleleng punya PR ketersediaan lapangan tembak.
LUMBUNG EMAS: Salah seorang atlet menembak Buleleng saat berkompetisi pada Porprov Bali 2025 lalu. Buleleng punya PR ketersediaan lapangan tembak.

SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Kabupaten Buleleng akan menjadi tuan rumah Porprov Bali pada tahun 2027 mendatang.

Sebagai tuan rumah tunggal, Buleleng wajib menyediakan venue pertandingan untuk seluruh cabang olahraga (cabor) yang dipertandingkan.

Masalahnya, saat ini Buleleng tidak memiliki fasilitas lapangan tembak untuk cabang olahraga menembak.

Buleleng pernah memiliki fasilitas tersebut. Namun lapangan diratakan pada tahun 2016 karena lokasi tersebut digunakan sebagai RSUD Giri Emas.

Kala itu pemerintah berjanji mencarikan fasilitas lain untuk atlet menembak. Namun 10 tahun berlalu, janji itu belum terealisasi.

KONI Buleleng mengakui jika lapangan  tembak kini masih jadi masalah dalam pemenuhan sarana dan prasarana.

Baca Juga: Usai Libur Sekolah dan Nataru, Ahli Gizi Ingatkan Pentingnya Perbaikan Pola Makan Anak

Ketua Umum KONI Buleleng, Gede Supriatna mengatakan, pihaknya telah melakukan identifikasi terhadap ketersediaan venue dan kebutuhan sarana dan prasarana.

“Kami sudah data dan identifikasi. Mana yang perlu diperbaiki, kami usulkan kepada Pak Bupati agar di APBD Perubahan 2026 bisa dilakukan,” katanya.

Salah satu yang menjadi catatan adalah pemenuhan sarana lapangan tembak untuk perlombaan.

Selama ini para atlet Buleleng berlatih di Secata Rindam IX/Udayana dan di SPN Polda Bali. Meski representatif untuk latihan, lapangan tembak di kedua lokasi itu tidak ideal untuk perlombaan.

“Kami sudah pikirkan. Salah satu alternatifnya menggunakan lahan provinsi di Lumbanan (Kelurahan Sukasada). Sekiranya bisa dimanfaatkan untuk lapangan tembak,” ujarnya.

Menurut Supriatna, fasilitas lapangan tembak memang memerlukan spesifikasi khusus. Mulai dari lebar dan panjang. 

Idealnya lapangan tembak jauh dari pemukiman warga. Selain itu harus dilengkapi dengan pelindung khusus, agar tidak ada peluru nyasar.

“Kalau memang anggaran memungkinkan, kami akan bangun di sana. Mudah-mudahan bisa terealisasi,” demikian Supriatna.

Asal tahu saja, pada Porprov Bali 2025 lalu, cabang olahraga menembak menjadi salah satu lumbung Buleleng dalam meraup medali emas. 

Kala itu tim menembak Buleleng meraup 4 medali emas dan 5 medali perunggu. Adapun medali itu diraih dari nomor 10 meter Air Rifle Men, 10 meter Air Rifle Women, 10 meter Air Rifle Women Team, dan 10 meter Air Pistol Women Junior. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#olahraga #fasilitas #cabor #venue #lapangan tembak #cabang olahraga #atlet #koni buleleng #RSUD Giri Emas #tuan rumah #porprov bali #koni #buleleng #menembak #pertandingan