SINGARAJA, RadarBuleleng.id – Kontingen cabang olahraga menembak Kabupaten Buleleng menunjukkan performa impresif pada ajang Pekan Olahraga Pelajar (Porjar) Bali 2026.
Bersaing dengan atlet-atlet terbaik dari seluruh Bali, skuad Buleleng sukses membawa pulang delapan medali yang terdiri atas dua emas, dua perak, dan empat perunggu.
Dua medali emas menjadi pencapaian tertinggi yang diraih kontingen Buleleng. Prestasi tersebut dipersembahkan Putu Yuri Devina Setiawan pada nomor Air Pistol Putri tingkat SMA serta Aiko Adelia Triyanijaya yang tampil dominan pada nomor Air Pistol Putri tingkat SMP.
Tak hanya itu, dua medali perak juga berhasil diamankan. Naura Arshifa Sakhi menyumbangkan medali perak dari nomor ARH Pompa SD Putri.
Sementara satu perak lainnya diraih pasangan Putu Yuri Devina Setiawan dan Komang Restu pada nomor Air Pistol Mix.
Koleksi medali Buleleng semakin lengkap dengan tambahan empat medali perunggu. Raihan tersebut dipersembahkan pasangan Kadek Gesia Diah Pradnyani dan Kadek Dika Wiguna pada nomor Air Pistol Mix.
Kemudian I Made Dwijesvara Wijaya Nanda pada nomor Air Rifle SMP Putra, Kadek Anggun Diksarista pada nomor Air Rifle SMA Putri, serta Kadek Ari Cipta Nugraha pada nomor Air Pistol SMP Putra.
Sekretaris Persatuan Menembak dan Berburu Seluruh Indonesia (Perbakin) Buleleng, Komang Andre, mengapresiasi perjuangan seluruh atlet yang telah mengharumkan nama daerah pada ajang olahraga pelajar tingkat Provinsi Bali tersebut.
"Perolehan medali adalah hasil dari proses latihan yang panjang dan dedikasi disiplin yang luar biasa," ujarnya.
Menurut Andre, keberhasilan yang diraih para atlet merupakan buah dari proses pembinaan yang tidak instan.
Konsistensi latihan, disiplin, dan komitmen menjadi faktor utama yang mengantarkan para atlet mampu bersaing di level provinsi.
Ia pun mengingatkan atlet yang berhasil naik podium agar tidak cepat berpuas diri. Prestasi yang diraih saat ini diharapkan menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kemampuan dan meraih hasil yang lebih baik pada kompetisi mendatang.
"Bagi yang belum berhasil meraih medali, jangan berkecil hati. Tetap belajar, tetap berlatih, tetap semangat, terus belajar dari pengalaman," tegasnya.
Lebih jauh, Andre menegaskan Porjar Bali 2026 bukan sekadar ajang berburu medali.
Kejuaraan ini juga menjadi sarana evaluasi kemampuan atlet sekaligus tahap awal mempersiapkan kekuatan Buleleng menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali 2027.
"Kita mulai mengasah dan meningkatkan kemampuan, satu momentum di ajang Porjar ini untuk menyiapkan atlet pada Porprov Bali di tahun 2027," katanya. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya