SINGARAJA, RadarBuleleng.id – Cabang olahraga Shorinji Kempo Buleleng membuktikan diri sebagai kekuatan utama di Bali.
Tampil dominan pada ajang Pekan Olahraga Pelajar (Porjar) Bali 2026, kontingen Persaudaraan Shorinji Kempo Indonesia (Perkemi) Buleleng sukses menyabet gelar Juara Umum I setelah mengoleksi 36 medali.
Raihan tersebut terdiri atas 12 medali emas, 12 medali perak, dan 12 medali perunggu.
Hasil itu sekaligus menegaskan konsistensi Buleleng dalam melahirkan atlet-atlet kempo berprestasi di tingkat pelajar.
Sejak hari pertama pertandingan, para kenshi Buleleng tampil meyakinkan di berbagai nomor yang dipertandingkan.
Program Training Center (TC) yang dijalani selama beberapa bulan terakhir terbukti mampu meningkatkan performa atlet saat bertanding.
Mereka tampil percaya diri dan mampu menghadapi persaingan ketat dari kontingen kabupaten dan kota lain di Bali.
Ketua Umum Perkemi Buleleng, I Ketut Suweca, menyebut keberhasilan tersebut merupakan hasil dari kerja keras seluruh elemen yang terlibat dalam pembinaan atlet, mulai dari atlet, pelatih, official hingga dukungan orang tua.
“Prestasi ini merupakan hasil kerja keras bersama. Atlet telah berlatih dengan disiplin dan penuh semangat selama berbulan-bulan. Gelar Juara Umum ini menjadi buah dari dedikasi seluruh tim yang terus berjuang membawa nama baik Buleleng,” ujarnya.
Menurut Suweca, capaian 12 emas, 12 perak, dan 12 perunggu tidak hanya mencerminkan kualitas teknik para atlet.
Hasil tersebut menunjukkan mental juara yang dimiliki para kenshi Buleleng dalam menghadapi tekanan dan persaingan selama pertandingan berlangsung.
Ia menilai para atlet mampu menjaga fokus, menunjukkan sportivitas, serta tampil konsisten hingga akhir kompetisi. Faktor-faktor tersebut menjadi kunci keberhasilan Buleleng meraih posisi puncak klasemen.
Keberhasilan ini juga menjadi sinyal positif bagi pembinaan olahraga pelajar di Buleleng.
Pasalnya, prestasi yang diraih menunjukkan proses pembinaan atlet usia dini berjalan sesuai harapan dan mampu menghasilkan atlet potensial yang siap bersaing di level yang lebih tinggi.
Suweca berharap pencapaian tersebut dapat memotivasi generasi muda Buleleng untuk menekuni olahraga dan mengukir prestasi. Namun demikian, pihaknya menegaskan tidak ingin terlena dengan keberhasilan yang diraih saat ini.
“Kami tidak ingin cepat berpuas diri. Pembinaan atlet akan terus kami tingkatkan karena masih banyak agenda dan kejuaraan yang harus dihadapi ke depan. Atlet-atlet berbakat juga sudah kami siapkan sebagai bagian dari regenerasi,” tegasnya. (*)
Editor : Eka Prasetya