Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Kelebihan dan Kekurangan Mobil Listrik: Berikut Hal yang Anda Perlu Ketahui

Jawapos Source control • Jumat, 2 Agustus 2024 | 22:59 WIB

 

Deretan mobil baru di GIIAS 2024.
Deretan mobil baru di GIIAS 2024.

RadarBuleleng.id – Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2024 telah selesai digelar dengan sukses. 

Pameran otomotif yang dimulai dari Tangerang ini berlangsung meriah dan diikuti oleh lebih dari 55 merek otomotif global.

Tercatat ada 30 merek kendaraan penumpang, lima kendaraan komersial, dan 20 merek sepeda motor anggota Gaikindo, yang memperkenalkan produk mobil baru dan konsep.

GIIAS 2024 juga menjadi ajang peluncuran banyak kendaraan listrik atau Electric Vehicle (EV) baru, terutama mobil. 

Beberapa model yang menarik perhatian masyarakat antara lain Hyundai All New KONA Electric, BYD M6, MG Cyberster, dan banyak lagi.

Mobil listrik menjadi pilihan menarik bagi konsumen karena ramah lingkungan, hemat biaya bahan bakar, serta menawarkan teknologi dan fitur terbaru. 

Namun, penting untuk mempertimbangkan kelebihan dan kekurangannya sebelum memutuskan untuk membeli.

Kelebihan Mobil Listrik:

Sebagai pendatang baru di dunia otomotif, mobil listrik tentu punya berbagai kelebihan yang patut diperhitungkan. Berikut diantaranya:

Minim Perawatan

Perawatan mobil listrik lebih murah dibandingkan mobil konvensional karena memiliki mekanikal yang lebih sederhana. Meski demikian, mesin mobil listrik lebih halus, tidak berisik, lebih cepat, dan responsif.

Ramah Lingkungan

Mobil listrik tidak menghasilkan emisi gas buang, sehingga dapat mengurangi polusi udara, terutama di perkotaan.

Hemat Biaya Bahan Bakar

Pengisian daya mobil listrik lebih murah dibandingkan dengan harga BBM. Sebagai perbandingan, biaya isi ulang baterai untuk jarak 350 km sekitar Rp 130 ribu–Rp 150 ribu, sementara mobil konvensional membutuhkan setidaknya Rp 500 ribu untuk jarak yang sama.

Kekurangan Mobil Listrik:

Selain hal-hal yang positif, tentu ada juga kekurangan yang dihadapi oleh mobil listrik. Berikut beberapa kekurangannya:

Jarak Tempuh Terbatas

Mobil listrik memiliki jangkauan tempuh yang lebih pendek dibandingkan mobil konvensional. Rata-rata jarak tempuh mobil listrik adalah 96.000–193.121 km per pengisian daya, sedangkan mobil konvensional bisa mencapai 482.803 km dengan tangki penuh.

Durasi Pengisian Daya Lama

Pengisian baterai mobil listrik membutuhkan waktu yang cukup lama, hingga 8 jam untuk level 1 atau 2, dan 30 menit untuk mencapai 80 persen di stasiun pengisian cepat.

Stasiun Pengisian Daya Terbatas

Menurut PT Perusahaan Listrik Negara (PLN), terdapat 1.081 Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di Indonesia per akhir tahun 2023. Jumlah ini jauh lebih sedikit dibandingkan dengan 6.729 SPBU di seluruh Indonesia pada April 2022.

Harga Baterai Mahal

Baterai mobil listrik memiliki masa garansi hingga 8 tahun atau 160.000 km, tetapi penggantian baterai bisa sangat mahal. Sebagai contoh, baterai Hyundai Ioniq 5 dijual sekitar Rp 300 juta dan long range Rp 400 juta.

Limbah Baterai

Meskipun tidak menghasilkan emisi knalpot, produksi dan pembuangan baterai lithium-ion untuk mobil listrik membutuhkan energi dan bahan baku yang signifikan, yang secara tidak langsung dapat memicu emisi karbon.

Itulah beberapa kelebihan dan kekurangan mobil listrik yang semakin populer sebagai pilihan kendaraan sehari-hari. Menggunakan mobil listrik merupakan langkah positif untuk mengurangi penggunaan bahan bakar fosil dan menjaga lingkungan tetap bersih. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#giias #mobil #mobil listrik