Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Dorong Pemerataan Wisatawan di Bali, Kementerian Pariwisata Kuatkan Promosi Paket Wisata 3B

Eka Prasetya • Minggu, 22 Juni 2025 | 22:57 WIB

 

BAHAS PAKET WISATA: Suasana Forum Penguatan Amenitas dan Aksesibilitas yang digelar Kementerian Pariwisata untuk mendistribusikan wisatawan yang menumpuk di Bali Selatan.
BAHAS PAKET WISATA: Suasana Forum Penguatan Amenitas dan Aksesibilitas yang digelar Kementerian Pariwisata untuk mendistribusikan wisatawan yang menumpuk di Bali Selatan.

LOVINA, RadarBuleleng.id – Kementerian Pariwisata terus mendorong pemerataan arus wisatawan di Bali dan melalui penguatan destinasi dan aksesibilitas dalam paket wisata 3B (Banyuwangi, Bali Utara, dan Bali Barat). 

Salah satu upayanya diwujudkan melalui Forum Penguatan Amenitas dan Aksesibilitas yang digelar di Wantilan Pantai Lovina, Kabupaten Buleleng, Bali pada Minggu (22/6/2025).

Wakil Menteri Pariwisata, Ni Luh Enik Ermawati mengatakan, bahwa sejumlah Online Travel Agent (OTA) besar sudah mulai memasarkan paket wisata 3B. Di antaranya Atourin, Mister Aladin, dan Tiket.com.

“Paket 3B ini sudah diluncurkan Pak Sandiaga Uno (mantan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif). Kami mendorong agar OTA ikut aktif mempromosikan. Kalau lebih banyak yang menjual, tentu lebih besar juga dampaknya,” ujar wanita yang akrab disapa Ni Luh Puspa itu.

Menurutnya, penguatan infrastruktur dan destinasi di tiga wilayah tersebut menjadi kunci utama. 

Ia mengungkap telah bertemu dengan Bupati Jembrana, Made Kembang Hartawan dan Wakil Bupati Buleleng, Gede Supriatna untuk menyamakan visi dalam membangun destinasi unggulan di masing-masing daerah.

“Selama ini Bali Barat dan Bali Utara hanya jadi jalur lintasan. Kami ingin itu berubah. Harus ada destinasi yang dijual, dan harus sesuai dengan visi RPJMN, yakni menjadikan Bali sebagai destinasi regeneratif dan berkelanjutan,” tegasnya.

Salah satu langkah konkret adalah mendorong optimalisasi Bandara Blimbingsari Banyuwangi sebagai pintu masuk utama. Dengan panjang landasan pacu 2.700 meter dan lebar 45 meter, bandara ini dinilai siap menerima pesawat carter internasional.

“Wisatawan dari Tiongkok biasanya charter flight. Selama ini mendarat di Denpasar. Ke depan, kami akan dekati tour operator agar mereka landing di Banyuwangi. Lalu menyebar ke Bali Barat dan Utara, bisa lewat jalur laut ke Lovina,” paparnya.

Salah satu strateginya adalah menghubungkan Banyuwangi dan Buleleng lewat jalur laut. Utamanya lewat moda transportasi kapal cepat.

Selama ini waktu tempuh dari Banyuwangi Buleleng cukup lama. Yakini 1,5 jam penyeberangan di laut, serta 2,5 jam perjalanan darat.

Namun bila menggunakan moda transportasi kapal cepat, maka waktu tempuh dari Banyuwangi menuju Lovina hanya 1,5 jam saja.

Meski sudah memiliki rancangan, Ni Luh Puspa mengakui masih ada tantangan dalam ketersediaan dermaga penunjang jalur laut. Hingga kini belum ada dermaga yang memadai di Kabupaten Buleleng untuk kapal cepat bersandar.

Untuk sementara, pelabuhan Gilimanuk akan menjadi titik sandar alternatif. “Kami sedang pikirkan pembangunan dermaga agar jalur laut lebih cepat dan nyaman,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Buleleng, Gede Dody Sukma Oktiva Askara, menyambut baik sinergi ini. Ia menyebut wilayah Buleleng, Jembrana, dan Banyuwangi memiliki potensi serta karakter geografis yang serupa.

“Dengan potensi yang sama, sudah saatnya kita bersatu dan menyamakan visi. Kita sadar Bali Selatan masih dominan, tapi justru itu peluang untuk mendistribusikan wisatawan agar tidak terpusat,” ujarnya.

Ia berharap melalui program 3B, arus wisatawan bisa tersebar lebih merata, bahkan hingga ke Jawa Timur. “Semakin merata, maka manfaat ekonomi juga akan dirasakan lebih luas oleh masyarakat,” demikian Dody. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#bali #banyuwangi #infrastruktur #destinasi #paket wisata #sandiaga uno #bupati #pariwisata #bandara #lovina #kementerian pariwisata #travel agent #bali utara #buleleng #wakil bupati