Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Tata Kawasan Wisata Lovina, Buleleng Siapkan Anggaran Rp 25 Miliar

Eka Prasetya • Jumat, 22 Agustus 2025 | 22:36 WIB
KAWASAN DIGITAL: Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra (paling kiri) saat mengunjungi kawasan wisata Lovina. Kawasan ini diproyeksikan menjadi pusat penerapan transaksi digital.
KAWASAN DIGITAL: Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra (paling kiri) saat mengunjungi kawasan wisata Lovina. Kawasan ini diproyeksikan menjadi pusat penerapan transaksi digital.

SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Pemkab Buleleng menyiapkan anggaran hingga Rp 25 miliar untuk melakukan penataan di kawasan wisata Lovina.

Konon anggaran puluhan miliar tersebut akan digelontorkan pada tahun 2026 mendatang. 

Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra mengatakan, penataan kawasan pariwisata di jantung Lovina akan dibagi menjadi tiga zona. Penataan mencakup kawasan pesisir Desa Kaliasem dan Desa Kalibukbuk.

Kawasan heritage atau zona inti akan dipusatkan di kawasan Pantai Tasik Madu. Sutjidra menyebut kawasan itu sebagai titik nol Lovina.

“Kalau dilihat sejarahnya, memang titik nol itu di Pantai Tasik Madu. Cuman seiring pembangunan, dibangun patung dolphin. Karena memang waktu saya SMP dulu, Lovina itu memang di sekitar Tasik Madu itu,” kata Sutjidra saat ditemui di Rumah Jabatan Bupati Buleleng, Jumat (22/8/2025).

Selain menyiapkan zona inti, pemerintah juga menyiapkan zona marina di seputaran Pantai Binaria Lovina.

Terakhir adalah zona pengembangan. Zona ini berada di sekitar dermaga jeti di Pantai Lovina.

Ia memastikan bahwa proses penataan akan dilakukan pada tahun 2026 mendatang. “Detail engineering design (DED) sudah tuntas. Jadi mudah-mudahan nanti di bulan Januari sudah tender,” kata Sutjidra.

Selain itu, pemerintah juga berambisi membangun dermaga di zona pengembangan. Hanya saja pembangunan dermaga akan menghabiskan anggaran hingga Rp 15 miliar.

Sutjidra mengaku sudah sempat mendatangi Kementerian Pariwisata untuk membahas pembangunan dermaga di kawasan tersebut.

Apabila dermaga bisa terealisasi, ia meyakini pariwisata di Lovina akan makin berkembang. Karena terhubung langsung dengan Banyuwangi serta Gili Trawangan.

“Kami menunggu dari Kementerian Pariwisata. Kalau ada anggaran pusat, artinya dermaga bisa diperpanjang sampai 150 meter dari bibir pantai,” demikian Sutjidra. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#wisata #smp #kalibukbuk #pantai #anggaran #pemkab buleleng #bupati #Pantai Binaria Lovina #pariwisata #lovina #kaliasem #buleleng