RadarBuleleng.id – Meski dikenal sebagai salah satu destinasi paling populer di Bali, Nusa Penida hingga kini masih menghadapi tantangan klasik di bidang pariwisata.
Wisatawan mancanegara (wisman) lebih memilih berkunjung sehari atau one day trip ketimbang menginap.
Setiap harinya, ribuan wisman datang sejak pagi dan kembali ke Bali daratan menjelang sore.
Padahal, dengan puluhan destinasi alam menawan dan fasilitas pariwisata yang semakin lengkap, waktu satu hari jelas tidak cukup untuk menjelajahi seluruh pesona Nusa Penida.
Ketua PHRI Klungkung, I Putu Darmaya mengatakan tren ini menyebabkan tingkat hunian penginapan di Nusa Penida belum optimal, meski jumlah kunjungan meningkat setiap tahun.
“Kalau ingin menikmati keindahan Nusa Penida secara utuh, satu hari tidak cukup. Banyak destinasi yang layak dikunjungi lebih lama,” ujarnya.
Menurut Darmaya, kebanyakan wisatawan datang melalui agen perjalanan yang menawarkan paket singkat.
Paket semacam itu lebih menekankan pada kunjungan cepat ke spot-spot populer seperti Pantai Kelingking, Broken Beach, dan Crystal Bay, tanpa sempat mengeksplorasi sisi lain Nusa Penida.
Untuk mengubah pola tersebut, pelaku industri pariwisata kini berupaya memperluas promosi agar wisatawan mau menetap lebih lama.
Salah satu langkahnya adalah melalui Festival Nusa Penida ke-8 yang digelar pada 6–9 November 2025.
Dalam festival ini, sekitar 150 agen perjalanan (buyer) akan diajak menjelajahi langsung berbagai destinasi wisata dan fasilitas yang tersedia.
Harapannya, setelah mengenal lebih dalam potensi Nusa Penida, mereka dapat menawarkan paket perjalanan dengan durasi lebih panjang.
“Kalau buyer tahu potensi yang ada, mereka bisa membuat paket dua atau tiga malam. Itu akan menggerakkan ekonomi lokal lebih besar,” jelas Darmaya.
Selain memperkenalkan daya tarik wisata darat dan laut, pengembangan produk wisata baru juga dilakukan, termasuk wisata kapal selam yang akan segera dioperasikan.
Produk ini diyakini bisa mendorong wisatawan untuk menginap karena menawarkan pengalaman unik, baik siang maupun malam hari.
Dengan strategi tersebut, para pelaku pariwisata berharap citra Nusa Penida tidak lagi sekadar destinasi one day trip, melainkan tujuan wisata yang layak dinikmati lebih dari sehari. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya