SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Awal tahun, sektor pariwisata Bali Utara mendapat suntikan kunjungan wisatawan mancanegara.
Kapal pesiar internasional Regatta kembali berlabuh di Pelabuhan Celukan Bawang, Kabupaten Buleleng, Rabu (14/1/2026), dengan membawa ratusan wisatawan mancanegara.
Kapal pesiar berbendera internasional tersebut mengangkut 629 penumpang dan 387 kru dari berbagai negara.
Kehadiran mereka disambut sebagai angin segar bagi geliat pariwisata Buleleng yang terus menunjukkan tren positif.
Kepala Dinas Pariwisata Buleleng, Gede Dody Sukma Oktiva Askara menjelaskan, Regatta mulai melakukan proses sandar tepat pukul 06.30 WITA. Berdasarkan manifest pelayaran, wisatawan mulai turun ke darat atau disembarkation pada pukul 07.00 WITA.
“Selama hampir satu hari penuh, para penumpang dijadwalkan menikmati beragam destinasi unggulan Bali Utara hingga pukul 19.00 WITA, sebelum kapal kembali melanjutkan pelayaran ke destinasi berikutnya,” jelasnya.
Untuk mengakomodasi ratusan wisatawan dalam waktu yang relatif singkat, agen perjalanan lokal telah menyiapkan sejumlah paket kunjungan tematik.
Paket tersebut dibagi ke dalam beberapa zona wisata unggulan, mulai dari wisata sejarah dan budaya, wisata alam dan pegunungan, wisata relaksasi dan bahari, hingga wisata edukasi yang memperkenalkan kearifan lokal Buleleng secara langsung.
Menurut Dody, kedatangan 629 wisatawan dalam satu hari diyakini memberikan dampak ekonomi signifikan bagi masyarakat setempat.
Tidak hanya pengelola daya tarik wisata, sektor UMKM, pemandu wisata, pengemudi transportasi, hingga pelaku usaha pariwisata lainnya turut merasakan manfaat langsung.
Ia menambahkan, kontribusi ekonomi dari kunjungan kapal pesiar tidak hanya berasal dari paket wisata resmi.
Wisatawan yang memilih berkeliling secara mandiri tetap memberi efek positif melalui belanja makanan dan minuman, pembelian produk UMKM, serta penggunaan jasa transportasi lokal.
“Wisatawan mandiri ini juga ikut mempromosikan Bali Utara melalui media sosial mereka. Pola perjalanan singkat wisatawan kapal pesiar justru membuka peluang kunjungan lanjutan di masa depan,” ujarnya.
Tak sedikit wisatawan yang kembali ke Bali Utara setelah pertama kali mengenalnya lewat jalur pelayaran.
Unggahan perjalanan di media sosial turut memicu ketertarikan keluarga dan teman untuk berkunjung.
Ada yang kembali melalui kapal pesiar, ada pula yang datang khusus untuk berlibur lebih lama di Bali Utara. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya