SINGARAJA, RadarBuleleng.id – Suasana Taman Kota Singaraja, di Kabupaten Buleleng, Bali, pada Jumat (13/2/2026) pagi, tampak semarak.
Sebanyak 620 orang siswa jenjang TK, SD, dan SMP mengikuti Senam Anak Indonesia Hebat bersama Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Prof. Abdul Mu’ti.
Di hadapan ratusan siswa, Abdul Mu’ti menegaskan pentingnya membangun budaya sekolah yang aman, nyaman, dan bebas kekerasan melalui gerakan “Rukun Sama Teman”.
Ia menyampaikan, pesan tersebut berangkat dari arahan Presiden saat peluncuran program digitalisasi pendidikan.
“Rukun sama teman itu pesan dari Pak Presiden saat peluncuran program digitalisasi. Yang mana beliau menyampaikan lima pesan untuk anak Indonesia. Pertama, belajar dengan baik, menghormati dan mencintai orang tua, rukun dengan teman, dan mencintai tanah air Indonesia,” ujarnya.
Pesan tersebut kemudian diangkat menjadi tema lagu sekaligus jingle dalam upaya membangun budaya sekolah yang positif. Hal itu juga diperkuat melalui Permendikdasmen Nomor 6 Tahun 2026 tentang Membangun Budaya Sekolah yang Aman dan Nyaman.
“Pesan Pak Presiden itu kemudian kami jadikan sebagai tema lagu dalam rangka kita membangun budaya sekolah yang aman dan nyaman. Ada Permendikdasmen Nomor 6 Tahun 2026 tentang membangun budaya sekolah yang aman dan nyaman, salah satunya dengan ada jingle tadi ‘Rukun Sama Teman’ sebagai jingle yang diharapkan dapat memberikan inspirasi dan bagian dari membangun kepribadian agar anak kita itu hidup rukun, saling menghormati dan membangun persahabatan dengan teman,” jelasnya.
Menurutnya, gerakan ini menjadi penting mengingat masih tingginya kasus kekerasan di lingkungan sekolah.
Tak hanya itu, program “Rukun Sama Teman” juga menjadi bagian dari kebijakan baru terkait pelaksanaan upacara bendera di sekolah.
Selain pembacaan Pancasila dan Pembukaan UUD 1945, nantinya akan dibacakan Ikrar Pelajar Indonesia yang telah diperbarui.
“Sudah ada kesepakatan dalam rapat di Kemenko PMK, Menteri Agama, Mendagri, dan Kemendikdasmen untuk ikrar pelajar Indonesia itu kita sempurnakan sehingga menjadi beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, menghormati dan mencintai orang tua dan guru, belajar dengan baik, rukun dengan teman, dan cinta tanah air Indonesia. Itu akan dibacakan dalam upacara. Dalam waktu dekat SE tersebut akan diterbitkan,” paparnya.
Selain jingle “Rukun Sama Teman”, Abdul Mu’ti juga memperkenalkan lagu “Hari Baru” yang ia ciptakan dalam rangka program MPLS Ramah tahun 2025. Lagu tersebut menjadi bagian dari upaya membangun lingkungan sekolah yang lebih humanis.
“Tentu saja ini bagian dari upaya kami menginternalisasi semangat untuk belajar, semangat untuk saling menghormati, menciptakan sekolah sebagai lingkungan belajar yang aman dan nyaman,” tegasnya. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya